PMI: Sudahi Ribut Soal Status Bencana Nasional

PMI: Sudahi Ribut Soal Status Bencana Nasional

- detikNews
Jumat, 02 Jun 2006 08:25 WIB
Yogyakarta - Berbagai pihak masih meributkan gempa yang terjadi di DIY dan sekitarnya sebagai bencana nasional atau tidak. Status bencana ini dinilai tidak perlu lagi dipersoalkan."Dari pada memikirkan hal seperti itu lebih baik pikirkan bagaimana membantu dengan cara yang terbaik," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PMI Iyang D Sukandar kepada detikcom, Jumat (2/6/2006).Banyaknya kritikan dalam penanganan bencana yang diterima dari berbagai, Iyang justru meminta agar pihak-pihak tersebut hendaknya lebih menginformasikan. "Bukan malah menyudutkan, biar nanti akan didatangi oleh pihak-pihak yang biasa memberikan bantuan dan bisa langsung dikoordinasikan," celetuk Iyang.Saat ditanya mengenai lambatnya bantuan yang diberikan Bakornas, Iyang menjawab, "Mungkin mereka tidak terlalu fokus menangani bencana karena berasal dari departemen-departemen, tidak seperti kita yang tiap hari selalu dibekali cara penanganan terbaik yang harus dilakukan. Jadi wajar saja." Iyang mengutarakan, pihaknya saat ini sedang mempersiapkan pembagian 10.000 tenda kepada pengungsi dan untuk setiap Kartu Keluarga (KK) mendapat satu tenda. "Sehingga diharapkan dalam beberapa waktu ke depan tidak ada pengungsi yang berada diluar rumah dengan menggunakan terpal, karena satu tenda dapat menampung lima sampai enam orang," tambahnya.Iyang menceritakan, pihaknya dalam membagikan bantuan selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. "Seperti PMI Pusat koordinasi dengan Bakornas, PMI Daerah dengan Satkorlak sedangkan PMI Cabang dengan Satlak. Sehingga diharapkan tidak ada bantuan yang dobel-dobel," tegasnya Berdasarkan pengalaman Iyang, bencana yang menimpa Yogyakarta dapat cepat tertangani. "Asalkan pemerintah dapat mempercayai masyarakat setempat untuk membangun daerahnya sendiri, saya rasa dalam waktu dekat semua dapat tertangani dengan baik," tegasnya. (wiq/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads