Musim Kasih Gelar Jelang Pilpres: Ganjar Dapat Teuku-Anies Jadi Penata Negara

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 12 Mei 2022 16:14 WIB
Anies Baswedan-Ganjar Pranowo
Foto: Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. (Kolase)
Jakarta -

Dua gubernur langganan survei capres 2024, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan kini mulai merambah Pulau Sumatera. Dalam waktu berdekatan, Ganjar dan Anies melakukan kunjungan kerja ke daerah Sumatera, dan sama-sama diberi gelar oleh masyarakat adat setempat.

Anies sempat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Tulang Bawang Barat, Lampung, pada 8 Mei 2022. Eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu diberi gelar 'Tuan Penata Negara' oleh masyarakat adat Tulang Bawang Barat, Megow Pak.

Gelar Tuan Penata Negara disematkan karena Anies dianggap telah berbuat baik untuk Tulang Bawang Barat. Salah satu perbuatan Anies yang dianggap baik, yakni pemberian hibah barang-barang dari Pemprov DKI kepada Pemkab Tulang Bawang Barat.

"Dikasih gelar Tuan Penata Negara oleh federasi adat Megow Pak Tubaba, dari masyarakat adat. Ya kita berpikir kan orang sudah berbuat baik itu nggak ada balasannya ke mereka kecuali kebaikan lagi," kata Bupati Tulang Bawang Barat Umar Ahmad kepada detikcom, Minggu (8/5/2022).

Pemberian gelar Tuan Penata Negara kepada Anies merupakan hasil musyawarah masyarakat adat Megow Pak. Umar menjelaskan frasa 'Tuan' adalah gelar kehormatan tertinggi yang diberikan masyarakat adat Megow Pak.

"Kalau kemarin disepakati, kalau gelar tertinggi di dalam masyarakat adat Lampung itu gelarnya Sultan. Tapi di dalam federasi adat Megow Pak Tubaba, di dalam musyawarah, Bepung namanya, dalam Bepung kemarin, musyawarah, memutuskan Tuan itu adalah gelar kehormatan tertinggi yang diberikan kepada seseorang," papar Umar.

"Jadi, kalau di Kerajaan Inggris mungkin Sir-nya. Jadi Tuannya diberikan oleh masyarakat adat. Karena kebetulan Pak Anies lagi bertugas sebagai Gubernur DKI, diberilah gelar Penata Negara. Tuan itu memang gelar masyarakat adat Lampung juga. Tapi secara spesifik Tuan ini gelar kehormatan tertinggi dalam masyarakat adat Tubaba ini," imbuhnya.

Ganjar Diberi Gelar Teuku

Sebelum Anies, Ganjar lebih dulu diberi gelar kehormatan. Namun bukan dari masyarakat adat di Lampung.

Ganjar mendapat gelar kehormatan 'Teuku' oleh masyarakat Aceh. Pemberian gelar ini ditandai dengan penyematan kepiah mekeutob dan rencong kepada Ganjar yang dalam adat Aceh dinamakan ritual peusijuek.

Pemberian gelar Teuku kepada Ganjar dilakukan di rumah Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh, Herman Fithra, pada 10 April 2022. Pemberian gelar dipimpin oleh Ketua Majelis Adat Aceh Kota Lhokseumawe M Jalil Hasan.

Jalil menjelaskan ritual peusijuek dilakukan masyarakat Aceh ketika kedatangan tamu agung atau tokoh-tokoh yang dinilai berjasa dalam memajukan bangsa. Menurut Rektor Unimal Herman Fithra pemberian gelar Teuku kepada Ganjar telah melalui proses rembuk sebelumnya.

"Kami, dengan beliau Ketua Majelis Adat Aceh Kota Lhokseumawe, kita berembuk memberi gelar kepada Bapak Ganjar. Kita melihat sepak terjang beliau dalam membangun Indonesia, khususnya Jawa Tengah," ujar Herman dalam keterangan tertulis, Minggu (10/4/2022).

(zak/tor)