Menyoal Perbatasan, 3 Departemen Rancang Manajemen Wilayah
Jumat, 02 Jun 2006 03:10 WIB
Jakarta -
3 Departemen akan merangcang manajemen wilayah perbatasan. Mereka yakni Departemen Dalam Negeri (Depdagri), Departemen Pertahanan (Dephan) dan Departemen Luar Negeri (Deplu). Departemen-departemen itu akan merencanakan manajemen perbatasan Indonesia dengan Malaysia, Papua Nugini dan Timor Leste. Hal ini bertujuan optimalisasi kinerja masing-masing departemen yang membutuhkan sinkronisasi."Kita fokus ke manajemen perbatasan, ini suatu kegiatan rutin yang dilakukan oleh Depdagri, Dephan dan Deplu," kata Sekjen Dephan Syafri Syamsudin, usai pertemuan ketiga departemen di Kantor Depdagri , Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (1/6/2006).Perencanaan manajemen perbatasan ini dikelola secara maksimal, sinkron, fokus dan efisien. Dalam manajemen itu, Dephan melihat manajemen perbatasan meliputi aspek wilayah negara, aspek potensi pertahanan, aspek penggunaan TNI dalam pengamanan perbatasan. Deplu melihat dalam aspek regional, sedangkan Depdagri melihat aspek wilayah yuridiksi nasional."Departemen harus bisa membangun koordinasi yang baik dalam masalah penanganan perbatasan khususnya sektor pertahanan," kata Sekjen Depdagri Progo Nurjaman.Progo menambahkan, manajemen tersebut harus sinergi dengan tata ruang pembangunan di daerah perbatasan dan tata ruang di bidang penataan administrasi pemerintah khususnya wilayah perbatasan. Dalam hal ini Progo menjelaskan, akan memfasilitasi dan memantapkan kemabali organisasi rezimen mahasiswa (menwa) sebagai pembangunan semangat bela negara di kalangan masyarakat. "Kita kembali ke mahasiswa untuk membangun spirit bela negara," tutur Progo.
(wiq/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
