Mardewi Menunggu Kabar Anaknya di Bantul

Cerita Gempa

Mardewi Menunggu Kabar Anaknya di Bantul

- detikNews
Jumat, 02 Jun 2006 05:20 WIB
Palembang - Lima hari sudah Mardewi (55) melamun. Malas makan dan tampak bingung. Dia terus memikirkan anaknya, Haryanto (21), yang sampai saat ini belum ada kabarnya; selamat atau tewas dalam bencana gempa bumi di Yogyakarta dan Jawa Tengah. "Lima hari ini, ibu mertua saya selalu melamun. Tidak mau makan. Dia memikirkan terus adik ipar saya itu. Kami tidak tahu bagaimana mencari informasi soal dia. Dia tidak menelepon, dan kami bingung mau menelepon ke mana," kata menantu Mardewi, Ridwan yang sehari-hari menjadi sopir angkutan kota Km 5, Ampera, Palembang, Kamis (1/6/2006). Menurut warga Sukabangun I No.1092 Km 6, Palembang ini, adik iparnya Haryanto sudah setahun merantau ke Bantul, Yogyakarta. "Kami tidak tahu apa yang dikerjakan di Bantul. Tapi, dia mengaku ikut kerja dengan temannya di Bantul," ujar Ridwan. Haryanto adalah anak ketiga dari pasangan Sulaiman-Mardewi yang berasal dari Sekayu, Musi Banyuasin, Sumatra Selatan. "Dia perawakannya sedang dan kulitnya putih, ya seperti wong Sekayu kebanyakan," imbuhnya. Nasib yang dialami Mardewi, kemungkinan besar jumlahnya cukup banyak di Palembang atau di Sumatra Selatan. Sebab Yogyakarta merupakan kota favorit buat orangtua untuk menyekolahkan anaknya. "Ada baiknya Pemerintah Sumatra Selatan membuka posko pengaduan buat warga yang merasa keluarganya tidak dapat kabar keberadaannya di Yogyakarta. Lalu, data yang melapor dapat dibawa ke Yogyakarta kemudian diumumkan agar menghubungi Posko Relawan Sumsel di Yogyakarta. Ini suatu langkah guna mengurangi kecemasan," tutur seorang warga Sekojo, Palembang, Dodo. Sementara Kepala Bagian Humas Pemerintah Sumatra Selatan, Ratu Dewa, saat diberi tahu soal usulan tersebut mengatakan dirinya akan menyampaikan hal tersebut ke pimpinannya atau ke Gubernur Sumsel Syahrial Oesman. "Ya, itu usulan bagus. Tunggu bae kabarnya, ya ini tergantung Bapak Gubernur (Syahrial Oesman, red)," tandasnya. (wiq/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads