Kian Jauh Ganjar dan PDIP, Ini 3 Momen Tanda-tandanya

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 12 Mei 2022 15:08 WIB
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat mengajak pembaca detikJateng kirimkan cerita mudik Lebaran ke detikJateng, April 2022
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (Foto: dok. detikJateng)
Jakarta -

Hubungan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tampak kian renggang dengan DPD PDIP Jawa Tengah. Terbaru, ia tidak ada di acara halalbihalal DPD PDIP Jawa Tengah.

Sebelum acara halalbihalal itu, ada dua kali momen ketidakhadiran Ganjar di acara PDIP, yaitu terkait dengan acara yang dihadiri oleh elite PDIP Puan Maharani. Bahkan absennya Ganjar dalam dua acara tersebut dikaitkan dengan hubungannya dengan Puan.

Terbaru, Ganjar tidak hadir dalam acara halalbihalal DPD PDIP Jawa Tengah. Namun pihak Ganjar tak secara tegas menjelaskan apakah Ganjar tak hadir dalam acara tersebut karena tak diundang.

Dirangkum detikcom, Kamis (12/5/2022) berikut ini momen-momen absennya Ganjar dalam acara PDIP.

1. 22 Mei 2021

DPD PDIP Jawa Tengah mengakui Ganjar Pranowo tidak diundang saat Ketua DPP PDIP Puan Maharani memberikan arahan untuk kader pada 22 Mei 2021. Padahal acara tersebut dihadiri kepala daerah se-Jateng dari PDIP.

Hal itu diungkapkan Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng Bambang Wuryanto seusai rangkaian Pembukaan Pameran Foto Esai Marhaen dan Foto Bangunan Cagar Budaya yang dihadiri Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani di Panti Marhaen Kota Semarang, Sabtu (22/5/2021) malam.

"Tidak diundang! (Ganjar) wis kemajon (kelewatan). Yen kowe pinter, aja keminter (kalau kamu pintar, jangan bersikap sok pintar)," tegas Bambang seusai acara, Sabtu (23/5/2021) malam.

Pernyataan Bambang tersebut juga disebutkan dalam siaran pers yang diterima detikcom. Dalam siaran pers tersebut, DPD PDI Perjuangan mengatakan sudah memberikan sinyal jika sikap Ganjar yang terlalu ambisi dengan jabatan presiden tidak baik.

Di satu sisi, belum ada instruksi dari Ketua Umun Megawati Soekarnoputri terkait Pilpres 2024. Di sisi lain, sikap Ganjar dinilai tidak baik bagi keharmonisan partai, yang wajib tegak lurus pada perintah Ketua Umum.

Hal ini ditengarai dengan tingginya intensitas Ganjar di medsos dan media, termasuk soal aktivitasnya di YouTube.

"Wis tak kode sik, kok saya mblandhang. Ya tak rada atos (sudah saya beri isyarat, kok malah semakin nekat. Ya saya sikapi agak keras). Saya di-bully di medsos, ya bully saja. Saya tidak perlu jaga image saya," ujar pria yang akrab disapa Bambang Pacul itu.

Ternyata sehari sebelumnya, Ganjar sempat bertemu Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Ganjar mengaku bersilaturahmi saat itu.

"Silaturahmi, halalbihalal. Sama nganterin lukisan tentang keceriaan anak-anak," kata Ganjar seusai rapat penanganan COVID-19 di kantornya, Semarang, Senin (24/5/2021).

Ganjar datang ke Jakarta hari Jumat (21/5), sedangkan acara di kantor DPD PDIP Jateng digelar pada Sabtu (22/5). Saat momen bertemu dengan Megawati itu Ganjar memberikan lukisan karya seniman Djoko Susilo.

"Bu Mega bilang, 'Saya ingin melihat masa depan anak-anak, khususnya perempuan, yang menatap Indonesia dengan mata berbinar-binar dengan senyum lebar'," ujarnya.

Simak juga Video: Momen Ganjar Diteriaki 'Calon Presiden' Saat Tiba di Makassar

[Gambas:Video 20detik]