Demam Tinggi di Asahan Diduga Malaria
Jumat, 02 Jun 2006 02:06 WIB
Medan - Penyakit demam tinggi yang dialami warga di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut) diduga merupakan malaria. Penyebabnya, lingkungan kumuh, sehingga nyamuk yang menjadi penular malaria, berkembang di sekitar rumah penduduk. Kepastian mengenai penyakit malaria yang diidap warga desa Desa Bagan Asahan Induk, Kecamatan Tanjung Balai Asahan, Kabupaten Asahan itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, Armansyah, saat mendatangi Desa Bagan Asahan Induk bersama sejumlah pejabat daerah lainnya, Kamis (1/6/2006).Armansyah membantah banyaknya korban tewas akibat penyakit ini. "Berdasarkan hasil pengecekan, saat ini tidak ada lebih dari seorang yang dinyatakan meninggal dunia akibat demam malaria, yakni Wani warga Desa Bagan Asahan Induk," tambah Armansyah. Sedangkan korban meninggal yang lain dikarenakan penyakit lain, salah satunya lever. Dikatakan Armansyah, data yang ada pada Dinas Kesehatan menunjukkan, selama Mei 2006 penderita penyakit malaria ini berjumlah 124 orang. Angka itu bersumber dari hasil pengambilan sampel darah yang dilakukan terhadap 269 warga yang menderita demam. Angka didapat setelah dilakukan penelitian sampel darahnya diketahui, ada 124 warga yang positif menderita malaria. Penyakit malaria yang berjangkit itu diduga penyebarannya bersumber dari nyamuk anopeles. Nyamuk ini termasuk jenis yang Berbahaya, karena dapat menimbulkan kematian dan kegilaan bagi yang terkena gigitannya. Selain melakukan penanganan secara medis, Dinas Kesehatan Asahan juga akan melakukan penyemprotan cairan Fendona 5 wp ke dinding-dinding rumah warga bertujuan agar nyamuk-nyamuk mati setelah hinggap di dinding. Sedangkan untuk membunuh jentik-jentik nyamuk, akan ditaburkan tepung Vectobac di tempat penampungan air yang tergenang. Termasuk juga membuka Posko penanggulangan demam malaria yang berada di Puskesmas Pembantu Bangan Asahan, sekitar 160 kilometer dari Medan, ibukota Sumatera Utara (Sumut).
(wiq/)











































