Malam Ketujuh, Warga Korban Gempa Tahlilan

Malam Ketujuh, Warga Korban Gempa Tahlilan

- detikNews
Jumat, 02 Jun 2006 01:57 WIB
Yogyakarta - Warga Yogyakarta menggelar tahlilan untuk mendoakan arwah keluarga dan kerabat mereka yang menjadi korban gempa. Tahlilan ini digelar di berbagai tempat di Yogyakarta, Kamis (1/6/2006), bertepatan dengan malam ketujuh setelah peristiwa gempa. Tahlilan tersebut digelar warga di tenda-tenda pengungsian dan di rumah-rumah warga yang masih bisa dipergunakan. Kegiatan ini dimulai warga usai menunaikan shalat Isya hingga pukul 22.00 WIB. Pantauan detikcom di beberapa dusun di Kelurahan Ngampilan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul, tampak suasana khusyu dan syahdu saat warga melantunkan bacaan-bacaan ayat suci al-Quran. Pemandangan ini antara lain terlihat di Dusun Boto, Dusun Karang Asem, dan Dusun Bobok. Warga juga dengan sukarela membawa berbagai hidangan yang disajikan bagi para peserta tahlilan. Hidangan ala kadarnya yang tersedia antara lain sego (nasi) gurih, serta berbagai camilan serta wedang teh. Dengan digelarnya tahlilan ini, warga berharap arwah para korban meninggal dunia mendapatkan ketenangan dan diterima di sisi Yang Maha Kuasa. "Biar mereka tenang. Biar nggak jadi arwah penasaran," ujar Sutinah (60), warga Dusun Bobok kepada detikcom. Beberapa dari warga juga mengaku jika dirinya tidak bisa membaca kitab suci al-Quran. Karenanya mereka pun muai belajar mengaji kepada ustad dan warga lain yang bisa mengaji. "Itung-itung sangu mati," ujar salah seorang warga. (wiq/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads