4.500 Warga NU Meninggal Dalam Gempa Yogyakarta
Jumat, 02 Jun 2006 00:01 WIB
Yogyakarta -
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi menyatakan jumlah warga NU yang menjadi korban meninggal di Yogyakarta mencapai angka 4.500 orang. "Saya dapat laporan bahwa warga NU yang meninggal itu 4.500 orang. PBNU akan berikan bantuan bagi mereka," ujar Hasyim saat mengunjungi Posko Solidaritas Kemanusiaan NU di Pondok Pesantren al-Munawwir, Krapyak, Yogyakarta, Kamis (1/6/2006). Dia juga menyatakan PBNU akan memberikan bantuan kepada warga NU yang menjadi korban bencana tersebut. Bentuk bantuan yang dijanjikan Hasyim antara lain rehabilitasi perumahan, bantuan kesehatan, rehabilitasi mental, dan pendidikan. Selain itu, dia meminta cabang-cabang NU di seluruh Indonesia untuk menyumbangkan 1 buah rumah bagi korban bencana. "Setiap cabang akan membantu 1 rumah. Kita akan berusaha membuat mereka bisa beraktivitas secara normal kembali," urainya. Hasyim juga menyerukan warga Nahdliyin dan umat Islam untuk bermujahadah (pendekatan diri kepada Tuhan) pada setiap malam Jumat. "Juga untuk saling membantu kepada sesama. Allah akan menyelamatkan kita jika kita mau menyelamatkan orang lain," cetus dia. Seruan serupa juga dikeluarkan oleh Pengurus Wilayah NU (PWNU) Yogyakarta. Dalam siaran pers yang dibagikan kepada wartawan, Ketua PWNU Yogyakarta Mas'ud Machfuedz menyerukan umat Islam untuk membaca qunut nazilah dalam setiap shalatnya. "Setelah shalat membaca wirid dan dzikir, ditambah istighfar 100 kali dan shalawat 1000 kali," jelas dia.
(wiq/)










































