Pemkot: Penyakit Mulut dan Kuku Ternak Belum Terdeteksi di Kota Bekasi

Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Kamis, 12 Mei 2022 11:56 WIB
Penyakit Mulut dan Kuku: Australia Tawarkan Vaksin untuk Indonesia di Tengah Kurangnya Dokter Hewan
Ilustrasi (Foto: ABC Australia/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Kota Bekasi klaim penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak masih belum terdeteksi. Penyakit tersebut dilaporkan dapat menyerang hewan ternak.

"Untuk saat ini penyakit PMK masih belum terdeteksi di Kota Bekasi. Sapi, kerbau, domba, babi juga termasuk bisa terkena PMK," ujar Kabid Peternakan Kesehatan Dinas Ketahanan Pangan Pemkot Bekasi Wadi Rimal kepada wartawan, Kamis (12/5/2022).

Namun, dia menjelaskan saat ini Dinas Ketahanan Pangan telah berkoordinasi dengan Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto terkait penyakit PMK. Pihak Pemkot Bekasi telah melakukan upaya-upaya pencegahan penyebaran PMK.

"Melakukan penyuluhan terhadap hewan yang akan datang kepada wilayah luar dan yang akan masuk ke wilayah Kota Bekasi. Hewan datang dari wilayah luar nantinya akan di karantina terlebih dahulu, kemudian baru akan dilakukan pemeriksaan termasuk di tingkat RPH (rumah potong hewan) atau pun peternakan. Lalu memberikan sosialisasi kepada pemilik ternak hewan tentang bahayanya penyakit PMK," kata Wadi.

"Meminta kepada pemilik ternak hewan untuk memberikan perawatan dan tata kelola hewan yang baik agar tidak terjadi penyakit," tambahnya.

Dia turut mengimbau warga yang kerap mengonsumsi daging hewan agar lebih berhati-hati. Namun, dia memastikan PMK tersebut tidak dapat menular kepada manusia.

Simak video 'Cerita Peternak Lumajang yang Sapinya Kena Penyakit Mulut dan Kuku':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/isa)