Kompolnas Nilai Polisi Muna Tangkap Sepupu Pelaku Cabul Bukti Profesionalitas

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Kamis, 12 Mei 2022 08:18 WIB
Poengky Indarti
Poengky (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Kasat Reskrim Polres Muna Iptu Astama sungkem kepada pelaku pencabulan yang merupakan sepupunya. Kompolnas mengatakan proses hukum terhadap pelaku merupakan bukti ketegasan dan profesionalitas polisi dalam menangani kasus.

"Kami mendukung tindakan tegas Polres Muna yang telah menangkap dan memproses pidana pelaku pencabulan yang masih merupakan kerabat Kasat Reskrim Polres Muna. Hal ini menunjukkan bahwa Polres Muna tegas dan profesional menangani kasus," kata komisioner Kompolnas Poengky Indarti kepada wartawan, Rabu (11/5/2022).

Poengky menuturkan aksi sungkem Iptu Astama kepada pelaku bisa disalahartikan. Poengky menyebut kesalahpahaman dapat terjadi karena pada saat Astama sungkem tersorot media.

"Tetapi, di sisi lain, momen Kasat Reskrim mencium tangan dan memeluk pelaku kejahatan saat rilis pengungkapan kasus ini dapat disalahartikan oleh publik. Meskipun apa yang dilakukan Kasat Reskrim adalah bentuk penghormatan kepada adat istiadat karena pelaku adalah kerabatnya, tetapi kesalahpahaman publik dapat terjadi karena peristiwa ini diliput media dan viral yang menunjukkan Kasat Reskrim mencium tangan dan memeluk pelaku kejahatan," tuturnya.

Poengky menyarankan agar tindakan yang bersifat personal tidak ditunjukkan ke publik. Sebab, bisa memunculkan kecurigaan terhadap penganan kasus.

"Sehingga sebaiknya tindakan yang sifatnya personal ini tidak ditunjukkan kepada publik, karena dapat memunculkan kecurigaan dalam penanganan kasus ini," imbuhnya.

Polisi Muna Sungkem ke Pelaku Pencabulan

Momen tidak terduga dilakukan Kasat Reskrim Polres Muna Iptu Astaman Rifaldy kepada seorang pelaku pencabulan yang membuat korbannya hamil 8 bulan di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra). Astaman tiba-tiba sungkem hingga memeluk pelaku berinisial LD (45), yang ternyata merupakan sepupunya.

Aksi itu dilakukan Astaman ketika Polres Muna menggelar rilis pengungkapan kasus pencabulan pada Selasa (10/5/2022). Astaman rupanya ada hubungan keluarga dengan pria LD, yang merupakan warga Kabupaten Buton Tengah.

Tersangka yang mengenakan rompi oranye dengan tangan diborgol plastik saat itu digiring keluar dari sel tahanan. Astaman, yang menunggu di teras kantor, lantas tiba-tiba menyalami pelaku LD.

"Tersangka ini keluarga saya, sepupu dua kali saya," kata Astaman dilansir detikSulsel, Rabu (11/5).

Kendati mempunyai hubungan keluarga, Astaman mengaku akan tetap mengawal kasusnya secara profesional. Pelaku akan diproses hukum sesuai dengan tindak kejahatannya.

"Tetap kita tindak, walaupun langit runtuh hukum tetap ditegakkan," tegas Astaman.

Lihat juga video 'Guru Ngaji Asal Pangalengan Diciduk, Cabuli Murid dengan Beragam Modus':

[Gambas:Video 20detik]



(dek/idn)