Flu Burung di Karo Cluster Terbesar di Dunia
Kamis, 01 Jun 2006 17:50 WIB
Jakarta - Kasus flu burung yang terjadi Kabupaten Karo, Medan, Sumatera Utara bukan saja cluster terbesar di Indonesia, melainkan juga terbesar di dunia. Namun begitu, penularan virus dari manusia ke manusia belum terbukti."Alasannya tingkat human density (kepadatan penduduk) di Indoneisa cukup padat sehingga mereka gampang tertular, dan ini yang tidak dimengerti orang Barat," kata Menkes Siti Fadilah Supari.Hal itu disampaikan Fadilah pada wartawan di Depkes, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (1/6/2006).Dikatakan dia, walaupun penularan virus antarmanusia belum terjadi, namun hal itu bukanlah suatu hal yang mustahil. Keadaan itu akan terjadi jika terjadi cluster secara besar-besaran dan terus menerus."Menurut teori, kecenderungan makin banyak cluster-cluster, maka makin mungkin virus tersebut untuk berubah. Tapi hingga saat ini belum ada kemungkinan penularan antarmanusia," cetus perempuan berkacamata ini.Potensi yang masih mengancam bagi manusia adalah penularan virus flu burung dari hewan (unggas). "Kalau ayamnya terinfeksi maka manusianya akan terancam," imbuh Fadilah.Flu burung yang terjadi di Kabupaten Karo itu merenggut nyawa 7 dari 9 pasien suspect. Ini merupakan kasus cluster ke-6 karena 9 orang ini berasal dari satu keluarga.Mengenai UU 4/1984 tentang Wabah, Fadilah menegaskan akan menggunakan ketentuan dalam UU itu jika terjadi hal yang mendesak. "Contohnya kalau ada penolakan warga bagi pemusnahan unggas," katanya.Bila UU tentang wabah diberlakukan dalam penanganan flu burung, maka orang yang dianggap menghambat pemerintah memberantas flu burung diancam penjara 1 tahun dan denda Rp 1 juta.
(nvt/)











































