Live! Adu Perspektif: Suara Islamofobia dari Kamar Gelap Politik

Edward F. Kusuma - detikNews
Rabu, 11 Mei 2022 14:55 WIB
Jakarta - Dosen Universitas Indonesia (UI) sekaligus pegiat media sosial (medsos) Ade Armando menjadi korban pengeroyokan dalam aksi demo mahasiswa di gedung DPR RI, Senin (11/4/2022). Insiden itu seolah-olah menerangkan polarisasi politik dalam beberapa tahun terakhir.

Terlepas dari kontroversi Ade Armando di media sosial, belakangan diketahui bahwa Ade memang sengaja hadir untuk memberikan dukungan kepada mahasiswa karena sikap politiknya yang juga menolak perpanjangan masa jabatan presiden. Nasib yang menimpa Ade Armando dikecam sejumlah pihak, salah satunya oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md.

"Saya agak risau pribadi ya, itu siapa yang bisa menyelesaikan ini, karena masalah ideologis. Polarisasi yang tajam," ujar Mahfud Md dalam tayangan Adu Perspektif, Rabu (20/4).

Nasib yang menimpa Ade Armando dinilai Rizal Ramli sebagai ekses islamofobia sekelompok orang. Menurutnya, ini adalah akibat dari gejala polarisasi politik yang belakangan makin kuat lantaran figur Ade, yang sangat pro-pemerintah dan sering kali menebar permusuhan terhadap oposisi, membuat banyak orang membencinya.

Malam ini detikcom berkolaborasi dengan Total Politik mengangkat topik 'Suara Islamofobia dari Kamar Gelap Politik'. Menghadirkan pegiat media sosial Eko Kuntadhi, budayawan M Sobary, founder Cyrus Network Hasan Nasbi, dan pegiat media sosial Mustofa Nahrawardaya, saksikan Adu Perspektif yang disiarkan secara langsung, Rabu, 11 Mei 2022, pukul 20.00 WIB. (edo/vys)