Cerita Megawati Ikuti BTS hingga Drakor Demi Bisa Ngobrol sama Cucu

Yulida Medistiara - detikNews
Rabu, 11 Mei 2022 14:28 WIB
Jakarta -

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri berbicara tentang K-Pop dan drama Korea Selatan yang telah mendunia. Megawati mengaku harus mengikuti perkembangan budaya Korea Selatan itu agar dapat berdialog dengan cucunya.

"Mengenai K-Pop, saya mempunyai pengalaman sendiri. Saya seorang nenek, tujuh cucu, dan ternyata cucu-cucu saya itu sangat menggemari BTS. Saya bertanya kenapa kok senang BTS. Katanya tampilannya luar biasa dan saya memang juga sebagai seorang nenek juga tidak mau ketinggalan," ujar Megawati saat memberikan sambutannya di acara penganugerahan gelar profesor kehormatan dari Seoul Institute of The Arts (SIA), yang disiarkan di YouTube PDIP, Rabu (11/5/2022).

"Jadi juga saya harus mengikuti yang namanya K-Pop, drama Korea, dengan BTS-nya supaya saya bisa berdialog dengan cucu-cucu saya sebagai bagian dari generasi muda bangsa Indonesia," kata Ketua Umum PDIP itu.

Selain itu, Megawati bercerita tentang hubungan persahabatan Korea Selatan-Indonesia, yang harus ditampilkan dengan masakan kedua negara.

"Demikian pula makanan. Tadi, ketika saya bertemu dengan Bapak Presiden Yoon, saya juga mengusulkan bahwa di dalam hubungan persahabatan Indonesia-Korea harus ditampilkan juga culinary, masakan-masakan. Karena, dengan masakan itu, itu akan mendatangkan pasti persahabatan. Di Indonesia kurang lebih 25 ribu orang Korea tinggal di Indonesia sehingga orang Indonesia sudah tidak asing dengan kimchi," katanya.

Megawati juga menyebut kebudayaan menunjukkan jati diri bangsa. Megawati berharap kuatnya identitas kebudayaan bangsa Korea dapat menjadi modal penting untuk mendorong perdamaian dunia, termasuk perdamaian Korea.

"Dengan diterimanya secara luas kebudayaan Korea, baik tradisional maupun modern, hal tersebut menunjukkan bagaimana jati diri kebudayaan menjadi karakter bangsa Korea. Kuatnya identitas kebudayaan bangsa Korea tersebut, menurut saya, akan menjadi modal penting di dalam mendorong perdamaian dunia, termasuk di Semenanjung Korea. Hal ini selalu menjadi perhatian saya. Saya berkomitmen untuk menggunakan pikiran dan energi terbaik yang saya miliki bagi terwujudnya perdamaian di Korea," imbuhnya.

(yld/imk)