KSAD Ungkap Kisah Balita Kembar Siam di Manado hingga Berhasil Dipisahkan

Anggi Muliawati - detikNews
Rabu, 11 Mei 2022 13:11 WIB
KSAD berkomunikasi dengan Serda Fredrik Lumowa yang memiliki bayi kembar siam
KSAD berkomunikasi dengan Serda Fredrik Lumowa dan keluarganya. (Anggi Muliawati/detikcom)
Jakarta -

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman membantu prajuritnya yang memiliki bayi kembar siam untuk dapat dioperasi. Kedua bayi kembar tersebut, Joana Lumowa dan Jofelin Lumowa, merupakan putri dari Serda Fredrik Lumowa, seorang personel Kodim 1302/Minahasa.

"Jadi sekitar 2 tahun 4 bulan lalu Serda Fredrik dan istrinya melahirkan kembar siam Joana dan Jofelin, kembar ini dempet di dadanya, perutnya, dan setelah berumur 2 tahun 4 bulan danrem melapor pada Pangdam atas permohonan dari keluarga semoga dipisahkan," kata Dudung di Markas Besar Angkatan Darat, Rabu (11/5/2022).

Mendengar laporan tersebut, Dudung segera menemui prajuritnya. Dia pun meminta Pangdam Merdeka mengecek kondisi bayi kembar siam tersebut.

"Kita tahu bagaimana perasaan orang tua tersebut dan kemudian saya perintahkan Pangdam agar dicek secara medis dan kemudian saya sampaikan saya akan datang ke sana secara langsung," katanya.

Setelah pengecekan kesiapan, akhirnya bayi kembar siap tersebut dioperasi di RSUP Prof Kandou, Manado, Sulawesi Utara. Operasi tersebut berjalan lancar dan saat ini kedua bayi itu telah hidup normal.

"Pada akhirnya Tuhan memberikan jalan kepada kita semua dan akhirnya operasi itu bisa dilaksanakan dengan baik, dan sekarang anak itu sudah bisa hidup dengan normal," katanya.

Dudung mengatakan saat ini kedua bayi tersebut sedang dalam proses pemulihan. Dia menyebut Joana dan Jofelin tengah belajar berjalan lurus.

"Untuk pemulihan nanti tenaga medis yang bisa menjawab, namun setelah operasi ini tetap harus konsultasi, bagaimana perkembangannya, untuk organ yang dipisahkan saya tidak tahu persis tapi dari hasil laporan organnya normal dan baik," katanya.

"Yang terlihat tadi itu orang tuanya, begitu pasrah, sedih, tadi berbalik begitu bahagia bersyukur tahu sendiri bintang sersan 2 ekonominya seperti apa, atas kepedulian teman-temannya itu yang luar biasa. Sekarang jalannya sudah belajar jalan maju biasanya miring mudah-mudahan ke depannya baik," lanjutnya.

Sementara itu, Serda Fredrik mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran TNI AD dan tenaga medis yang telah membantu operasi kedua anaknya. Fredrik mengaku tidak akan dapat membalas kebaikan semua pihak yang terlibat.

"Pertama-tama saya bersyukur kepada Tuhan anak saya bisa dioperasi, perasaan kami keluarga sangat bahagia dan bersyukur terharu perhatian dari pimpinan kami, terutama KSAD, Dandim yang sudah memberikan kami perhatian khusus sehingga kami bisa dioperasi, kami juga berterima kasih kepada pihak RS. Kami tidak bisa membalas, biarlah tuhan yang membalas," katanya secara virtual.

Simak berita selengkapnya pada halaman berikut.