Ahli Tulang Maluku ke Yogya
Kamis, 01 Jun 2006 16:18 WIB
Ambon - Banyak korban patah tulang, tapi sedikit dokter ahli tulang. Maluku pun menerbangkan dokter ahli tulang ke Yogya. Kayu yang melimpah ruah di Maluku juga dikirim.Lima dokter ahli tulang dan belasan tim medis dari Maluku berangkat ke Yogyakarta. Tim ini merupakan gabungan dokter lima rumah sakit di Ambon.Tim dilepas Gubernur Maluku Karel Alberth Ralahalu, Kamis (1/6/2006). Mereka akan bekerja tanpa batas waktu."Pokoknya mereka bekerja sampai tidak ada lagi keluhan bahwa Yogya dan Jateng kekurangan dokter ahli tulang," kata Karel.Pengiriman tenaga dokter dan tim medis ini, lanjutnya, didasarkan atas hasil pertemuan dirinya dengan Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Bowono X di Yogyakarta dua hari lalu."Ini hasil pembicaraan kami berdua. Di satu sisi banyak korban mengalami patah tulang. Sementara dokter ahli tulang kurang. Makanya Sultan meminta kami dapat membantu mengirimkan dokter ahli tulang," tutur Karel.Selain mengirimkan dokter dan tim medis, Pemprov Maluku juga akan mengirimkan bantuan kayu untuk pembangunan rumah penduduk yang hancur."Kebetulan banyak kayu di Maluku. Makanya kami berinisatif untuk mengirimkan kayu untuk membantu pembangunan rumah para korban," kata Karel.Galang DanaDi lain pihak, aksi penggalangan dana masih terus dilakukan warga kota Ambon. Hari ini, Gerakan Pemuda Islam (GPI) kota Ambon membuka Posko Peduli Yogya.Begitu juga Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). Sementara itu, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Ambon, sejak dua hari lalu telah mengirimkan relawannya dan membuka posko di kota Yogya. Penggalangan dana terus dilakukan HMI hingga ke pelosok-pelosok desa."Kami terus galang dana sampai ke pelosok desa. Dan sudah puluhan juta yang kami kirimkan. Selanjutnya uang itu dibeli bahan makanan dan bahan-bahan emergency lainnya. Tim kami langsung turun ke lokasi yang sulit terjamah bantuan. Itu yang kami jadikan sasaran bantuan kami," kata Ketua Umum HMI Ambon Husein Marasabessy.
(sss/)











































