Napi Kantongi 58 Paket Ganja Dipindahkan ke Sel Anak

Napi Kantongi 58 Paket Ganja Dipindahkan ke Sel Anak

- detikNews
Kamis, 01 Jun 2006 15:33 WIB
Pekanbaru - Petugas Kanwil Depkum dan HAM Provinsi Riau dalam sidak ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Pekanbaru menemukan 58 paket ganja siap edar. Barang haram ini ditemukan di sel napi narkoba Blok B2. Demikian keterangan Kakanwil Depkum dan HAM Riau Syaiful Rachman pada detikcom, Kamis (1/6/2006) di ruang kerjanya, Jl Sudirman, Pekanbaru. Menurut Syaiful, ganja yang telah dibungkus dalam amplop ditemukan di sel Blok B2 dengan jumlah tahanan dan napi 14 orang. Sidak dilakukan pada akhir pekan lalu. "Dari hasil pemeriksaan, paket ganja ini milik napi Musriadi (24), napi dengan vonis 4 tahun kurungan dalam kasus narkoba yang baru akan bebas pada 6 Juni 2009 mendatang," kata Syaiful. Sejauh ini pihak Kanwil Depkum dan HAM belum bisa memastikan ada atau tidaknya keterlibatan sipir dalam memuluskan bisnis ganja di dalam LP Pekanbaru. Namun dalam temuan ini, menurut Syaiful, pihaknya tidak akan mentolerir bila ditemukan staf LP yang terlibat di dalamnya. Dari pengakuan pemilik ganja, kata Syaiful, masuknya paket ganja ke LP dengan penguhuni 915 orang, dikirim lewat seorang napi yang telah bebas dalam kasus narkoba. Sejauh ini, Musriadi sendiri belum bersedia menyebut nama pengirim dan waktu pengiriman ganja tersebut. Syaiful menduga, kemungkinan ganja itu bisa masuk karena keteledoran anak buahnya. Atau bisa jadi, justru anak buahnya yang telah disuap para pengirim ganja tersebut. Sebab biasanya tamu yang akan menjenguk ke ruang tahanan selalu ada pemeriksaan barang bawaan. "Bila nantinya dalam perkembangan kasus ini ada keterlibatan anak buah saya, sekecil apa pun keterlibatannya akan mendapat sanksi dan hukuman. Saya tidak main-main dalam persoalan ini. Dan itu sudah saya sampaikan kepada mereka," kata Syaiful. Untuk pemeriksaan lebih intensif, Musriadi si pemilik ganja kering kini telah dipindahkan ke sel tanahan anak. Pemindahan ini guna menghindari ancaman dari napi yang masih satu sel dengan Musriadi. Sebab, bisa jadi dalam pengedaran ganja ini Musriadi juga dibantu teman-teman napi lainnya. "Namun sejauh ini paket ganja tersebut belum sempat beredar di LP," kata Syaiful. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads