Pemimpin Bangsa Lupakan Pancasila

Pemimpin Bangsa Lupakan Pancasila

- detikNews
Kamis, 01 Jun 2006 14:47 WIB
Jakarta - Elit politik dan pemimpin bangsa sudah melupakan Pancasila. Hal tersebut tercermin dalam tingkah laku mereka selama ini.Demikian penegasan mantan Wakil Presiden Try Soetrisno yang bertindak sebagai juru bicara lima tokoh nasional yang melakukan pertemuan di kediamannya, Jl Purwakarta 6, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (1/6/2006)."Padahal itu (Pancasila) landasan dalam berpolitik dan pendidikan moral bangsa. Pancasila jangan dilupakan," kata Try.Selain Try, keempat tokoh nasional lainnya adalah Gus Dur, Megawati Soekarnoputri, Akbar Tandjung, dan Wiranto.Try menjelaskan, nilai-nilai Pancasila adalah penjaga keutuhan kebhinekaan Indonesia. Semua pihak hendaknya memahami, menghayati, dan sekaligus melaksakan Pancasila dalam bertingkah laku. Baik dalam berbangsa maupun berpolitik.Tidak hanya itu. Menurut mantan Panglima TNI ini, Pancasila juga sudah tidak digunakan lagi dalam kehidupan berdemokrasi. Demokrasi liberal lebih dipilih daripada demokrasi gotong royong sebagaimana tertuang dalam Pancasila. Try berharap seluruh elemen bangsa, khususnya elit nasional, menyadari kekeliruan ini.Kelima tokoh nasional ini juga menyatakan saat ini kepercayaan masyarakat terhadap negara mulai mengendur. Karena itu mereka meminta elit politik dan pemimpin bangsa segera memulihkan social trust."Sehingga gejala konflik vertikal dan horisontal yang mulai merebak di masyarakat bisa dipadamkan," tutur Try.Pertemuan kelima tokoh nasional ini berlangsung sekitar 2 jam hingga pukul 13.10 WIB. Usai melakukan pertemuan, mereka, kecuali Megawati, menuju Gedung Proklamasi untuk memperingati Hari Lahir Pancasila.Di tempat tersebut hadir pula sejumlah tokoh lainnya, seperti anggota DPR asal FPDIP Soetardjo Soerjogoeritno dan mantan KSAD Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu. (djo/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads