Pasca-arus Balik Lebaran, Pemkot Bekasi Klaim Kasus COVID-19 Masih Aman

Fakhri Fadlurrohman - detikNews
Selasa, 10 Mei 2022 16:42 WIB
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, Tanti Rohillawati (Fakhri Fadlurrohman/detikcom)
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi Tanti Rohillawati (Fakhri Fadlurrohman/detikcom)
Bekasi -

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengklaim kasus COVID-19 di Bekasi masih terkendali setelah arus balik Lebaran Idul Fitri 2022. Tercatat, hingga hari ini Bekasi hanya mencatat 42 kasus aktif COVID-19.

"Saat ini masih aman, masih belum terjadi kenaikan. Terakhir 42 kasus aktif, penambahan kasus barunya 5 orang," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi Tanti Rohillawati saat ditemui di kantornya, Selasa (10/5/2022).

Tanti mengatakan pihaknya melalui puskesmas akan terus melakukan pemantauan hingga dua pekan ke depan. Dia berharap arus balik Lebaran tidak memicu kenaikan angka penularan COVID-19 di Bekasi.

"Tadi kita sudah briefing ke teman-teman coba 2 minggu ke depan terus-terus pantau, kita tidak berharap ada peningkatan kasus ya," tutur Tanti.

"Nanti kalau ada gejala-gejala kita sudah infokan ke puskesmas bahwa segera dilakukan pemeriksaan, di-swab antigen positif, kita langsung lakukan PCR. Jadi sudah ada beberapa hal yang diadvokasi di masyarakat yang sudah melaksanakan mudik Lebaran," sambungnya.

Untuk diketahui hingga 8 Mei 2022 bed occupancy rate (bor) di Kota Bekasi berada di 0,78 persen untuk isolasi dan 0,84 persen untuk ICU. Sementara dari 42 kasus aktif di Kota Bekasi tertinggi berada di Kecamatan Pondok Gede dengan kasus Corona sebanyak 10 kasus.

(rak/rak)