RI Akan Desak AS Tak Campuri Penanganan Kasus Terorisme
Kamis, 01 Jun 2006 13:56 WIB
Jakarta - Masalah terorisme akan menjadi bahasan penting dalam pertemuan Menhan Juwono Sudarsono dengan Menhan AS Donald Rumsfeld pada 6 Juni nanti. RI akan minta AS tak ikut campur.Penanganan teroris di Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya lebih baik ditangani pertama kali oleh negara setempat, tidak hanya dilakukan atas kehendak AS atau pihak luar.Permintaan itu akan disampaikan Menhan Juwono Sudarsono saat bertemu dengan Menhan AS Donald Rumsfeld."Kita akan sampaikan kepada AS bahwa penanganan teroris di Indonesia dan negara-negara ASEAN lebih baik ditangani negara setempat," tegas Menhan usai memperingati Hari Kelahiran Pancasila di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (1/6/2006).Jika AS terlalu menuntut penanganan terorisme dengan cara-caranya, imbuh Menhan, justru akan merugikan AS sendiri, karena akan banyak menimbulkan amarah dan makin antipati terhadap AS makin tinggi.Untuk penanganan teroris, khususnya di Indonesia, pemerintah sudah menyerahkan kepada polisi dan TNI.Selain membahas masalah itu, pertemuan juga akan membicarakan masalah keamanan maritim, terutama di Selat Malaka dan Singapura.
(umi/)











































