Kata Dirut soal Jokowi Kunker ke AS Pakai Pesawat Garuda Indonesia

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 10 Mei 2022 12:44 WIB
Presiden Jokowi bertolak ke AS (dok. Biro Pers Setpres).
Presiden Jokowi bertolak ke AS. (dok. Biro Pers Setpres)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja atau kunker ke Washington, DC, Amerika Serikat, dengan pesawat Garuda Indonesia. Maskapai pelat merah ini buka suara.

Dalam keterangan tertulis Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra yang diterima Selasa (10/5/2022), Jokowi disebutkan menumpangi pesawat jenis Boeing B777-300ER yang dilengkapi livery khusus pesawat kenegaraan berupa kombinasi warna merah-putih yang disertai lambang negara dan tulisan 'Republik Indonesia'. Adapun penerbangan itu menuju Bandara Andrew Air Force Base, Washington, DC.

"Pengoperasian penerbangan kenegaraan ini menjadi manifestasi tersendiri bagi Garuda Indonesia dalam menjalankan mandatnya sebagai national flag carrier, khususnya dalam mendukung penyediaan aksesibilitas layanan penerbangan bagi agenda strategis kenegaraan," kata Irfan Setiaputra.

Irfan menyebut kepercayaan ini menjadi energi tersendiri bagi Garuda Indonesia. Garuda ingin terus berkontribusi positif bagi negara.

Irfan memaparkan penerbangan kenegaraan tersebut dilaksanakan melalui rangkaian persiapan operasional yang komprehensif dan koordinasi bersama para pemangku kepentingan guna memastikan seluruh aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan dapat terimplementasikan secara optimal.

"Adapun penerbangan kenegaraan ini telah berangkat dengan lancar pada hari ini pukul 07.20 WIB pagi tadi. Kami akan terus berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk memastikan keseluruhan penerbangan kenegaraan ini berjalan dengan baik," kata Irfan.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menyebut salah satu pertimbangan penggunaan pesawat Garuda Indonesia tersebut karena jarak tempuh yang sangat jauh.

"Perjalanan sangat jauh jika pakai pesawat presiden bisa 2 kali transit. Pesawat presiden hanya muat 48 orang, tim ada 62 orang. Dan jarak sangat jauh," kata Heru, Selasa (10/5).

Selain itu, kata Heru, ada tim advance yang akan ikut bersama kembali ke Tanah Air. Menurut Heru, hal itu lebih efisien.

"Dan semua menteri yang ikut bisa satu pesawat PP. Dan tim advance akan ikut kembali bersama pesawat itu sehingga lebih efisien," ujar Heru.

Simak Video: Jokowi Terbang ke AS Untuk Mengikuti ASEAN-US International Summit

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/knv)