PD Harap Pernyataan Jokowi Akhiri Manuver Politik Menteri soal Pemilu

ADVERTISEMENT

PD Harap Pernyataan Jokowi Akhiri Manuver Politik Menteri soal Pemilu

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 10 Mei 2022 06:22 WIB
Kamhar Lakumani (Dokumentasi pribadi).
Foto: Kamhar Lakumani (Dokumentasi pribadi).
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tahapan Pemilu 2024 akan segera dilakukan dan meminta jajarannya fokus bekerja dengan baik. Partai Demokrat (PD)berharap pernyataan Jokowi bisa betul-betul mengakhiri manuver politik inkonstitusional yang pernah dilakukan jajarannya.

"Kami mengapresiasi pernyataan Pak Jokowi yang kembali menegaskan dukungan untuk kepastian tahapan Pemilu 2024 yang sebentar lagi akan mulai. Kita berharap pernyataan ini benar-benar mengakhiri percobaan manuver-manuver politik inkonstitusional para pembantu terdekatnya," kata Bappilu Partai Demokrat Kamhar Lakumani saat dihubungi, Senin (9/5/2022).

Meski memberi apresiasi, Kamhar juga menyayangkan sebab Jokowi tidak pernah memberi sanksi tegas kepada jajarannya yang melakukan manuver tersebut. Dia menilai harusnya Jokowi tidak hanya sekadar menyindir para pembantunya yang bermanuver politik terkait Pemilu 2024.

"Sekalipun kita menyayangkan hingga kini tak ada tindakan tegas terhadap para pembantunya yang telah melakukan kegaduhan politik tersebut. Sebagai atasan, bukan sindiran yang mesti disampaikan melainkan tindakan nyata berupa sanksi tegas agar tak terbaca sebagai pembiaran, atau malah dugaan liar bahwa ini atas restunya," ucapnya.

Lebih lanjut, Kamhar menyebut kritik Jokowi kepada jajarannya juga menjadi otokritik terhadap kinerja Jokowi sendiri. Dia lantas menyinggung terkait beberapa persoalan yang disebabkan oleh kinerja jajarannya seperti kelangkaan minyak goreng.

"Kritik yang disampaikan Pak Jokowi kepada para pembantunya untuk fokus kerja sesuai masing-masing bidangnya sejatinya adalah kritik bagi dirinya sendiri," ucapnya.

"Selain tak ada tindakan korektif terhadap beberapa pembantunya yang telah membuat kegaduhan politik dan kesulitan masyarakat memperoleh sembako dengan harga terjangkau termasuk minyak goreng, Pak Jokowi malah sibuk kejar target regulasi turunan pemindahan IKN padahal diakuinya sendiri bahwa ekonomi belum sepenuhnya pulih, dan pandemi COVID-19 juga belum selesai," ujarnya.

Simak selengkapnya pernyataan Jokowi kepada para menterinya di halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT