ADVERTISEMENT

Dinkes DKI Laporkan 3 Kasus Diduga Hepatitis 'Misterius'

Nahda Rizki Utami - detikNews
Senin, 09 Mei 2022 16:17 WIB
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti.
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti (Karin Nur Secha/detikcom)
Jakarta -

Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaporkan adanya tiga pasien yang dicurigai terkena hepatitis akut. Ketiga pasien itu merupakan anak-anak yang dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) di Jakarta.

"Yang terbaru kemarin 3 kasus rujukan dari rumah sakit daerah ke RSCM kebetulan memang usia anak-anak. Jadi polanya seperti apa kita belum berani menyimpulkan tetapi kita mendalami bagaimana kriteria klinis dan epidemiologinya," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, Senin (9/5/2022).

Widyastuti menuturkan kasus itu masih perlu dilakukan pendalaman. Saat ini, pihaknya masih terus berkoordinasi dengan para pakar.

"Semua menganggap sebagai misterius hepatitis akut. Namanya juga misterius, jadi masih perlu dilakukan pendalaman. Kita nggak tergesa-gesa menyimpulkan apa. Tentu dampingan dan koordinasi dari para pakar itu jadi sangat penting dan kami terus berkomunikasi," jelas Widyastuti.

Lebih lanjut, Widyastuti mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap hepatitis yang memiliki banyak variasi. Kewaspadaan itu dapat dilakukan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Penerapan PHBS itu dapat dilakukan dengan mencuci tangan sebelum makan dan sesudah buang air besar (BAB). Hal itu, menurut Widyastuti, merupakan perilaku sehari-hari melalui hidup bersih.

"Hepatitis itu bukan sesuatu yang baru ya. Jadi kewaspadaan dini kita soal hepatitis sudah sejak dulu. Bahkan vaksinasi hepatitis B kan sudah sejak dulu, tapi kita tahu kan Hepatitis ini ada berbagai macam variasinya A, B, dan C dan seterusnya tentu kita semua waspada. Tentu kita ingatkan kepada semua masyarakat agar melakukan PHBS," tutur Widyastuti.

"Caranya adalah cuci tangan sebelum dan sesudah makan dan sesudah BAB, juga jaga kebersihan lingkungan sekitar karena kalau ini dikatakan setara hepatitis A, maka salah satu pintu penularannya adalah oral. Ya itu salah satunya adalah perilaku kita sehari-hari melalui kebersihan kita," imbuhnya.

(dwia/dwia)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT