Kembali Dipanggil di Kasus Bupati PPU, Andi Arief Siap Bantu KPK

Gibran Maulana - detikNews
Senin, 09 Mei 2022 14:28 WIB
Andi Arief
Andi Arief (Azhar Bagas Ramadhan/detikcom)
Jakarta -

Petinggi Partai Demokrat Andi Arief kembali dipanggil KPK sebagai saksi di kasus suap Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Adul Gafur Mas'ud. Andi Arief tidak bisa hadir karena terbentur jadwal dan mengaku siap membantu KPK.

"Saya sudah mengajukan surat pemeriksaan ulang, yang harusnya hari ini, namun dijadwalkan kembali," kata Andi Arief dalam keterangannya, Senin (9/5/2022).

Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat ini menyebut pemanggilan kedua merupakan tindak lanjut dari pemanggilan pertama. Dia menegaskan siap membantu kerja KPK ketika dimintai keterangan nantinya.

"Hanya melengkapi pemeriksaan pertama, dan intinya saya siap membantu KPK dan hadir di jadwal berikutnya," ujar Andi Arief.

Andi Arief mengaku masih berada di kampung halaman saat ini. Dia juga mengaku masih punya jadwal ke Medan.

"Sekarang ini saya masih di Lampung dengan keluarga, setelah itu mempersiapkan ke Medan pelantikan. Sehingga jadwal pemanggilan minta diulang," ujar Andi Arief.

Andi Arief berharap kasus Bupati PPU segera tuntas agar Partai Demokrat tidak terus terbawa-bawa. "Prinsipnya, siapa pun kader Partai Demokrat yang dimintai keterangan oleh KPK akan siap hadir dan membantu. Karena dari awal sudah jelas akan selalu membantu KPK," ujar Andi Arief.

Andi Arief telah diperiksa pada Selasa (12/4). Andi Arief diperiksa soal konsultasi Abdul Gafur menjadi Ketua DPD Partai Demokrat.

Untuk diketahui, Abdul Gafur Mas'ud ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap proyek pembangunan jalan bersama Plt Bendahara DPC Partai Demokrat Balikpapan Nur Afifah Balqis. KPK menyusuri ada-tidaknya aliran dana suap ke partai.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan sejatinya kepala daerah bukan tidak mungkin akan berafiliasi dengan partai politik. Abdul Gafur pun diketahui merupakan kader Partai Demokrat.

"Kita semua tahu bahwa kepala daerah itu semua terafiliasi dengan partai. Kebetulan AGM ini juga dari Partai Demokrat," kata Alex dalam jumpa pers di gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (14/1).

(gbr/dhn)