Usulan WFH Sepekan, KPK Tetap Terapkan WFO 75%

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Senin, 09 Mei 2022 08:46 WIB
Kepanjangan KPK hingga Tugas-tugas Lembaga Antikorupsi Itu
Ilustrasi (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Usulan work from home (WFH) selama sepekan usai libur lebaran 2022 diusulkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Namun, KPK hari ini masih melakukan work from office (WFO) dengan kapasitas 75 persen.

"Sejauh ini, sebagaimana Surat Edaran Internal KPK tentang penyesuaian sistem bekerja di lingkungan KPK dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19 masih tetap memberlakukan ketentuan BDK (bekerja di kantor) dan BDR (bekerja dari rumah) dengan proporsi di antaranya, sistem kehadiran fisik maksimal 75% pegawai melaksanakan BDK," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Senin (9/5/2022).

Ali mengatakan WFO berlaku selama delapan jam kerja. Untuk Senin-Kamis dari pukul 08.00 WIB-17.00 WIB, dan Jumat dari pukul 08.00 WIB-17.30 WIB.

"Untuk jadwal para pegawai yang melaksanakan BDR telah ditentukan dan diatur secara proporsional oleh pejabat struktural di masing-masing unit kerja," kata Ali.

Selanjutnya, Ali mengatakan para pegawai hari ini melaksanakan apel secara hybrid. Nantinya akan ada arahan pimpinan setelah libur Lebaran 2022 ini.

"Agar kedisiplinan para pegawai KPK tetap terjaga, hari ini (9/5) diagendakan seluruh pegawai melaksanakan apel pagi yang dilakukan secara hybrid," ujarnya.

"Pada apel dimaksud dijadwalkan akan ada arahan Pimpinan KPK pasca libur cuti bersama dalam rangka Idul Fitri 1443 H," tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo menyetujui usul Kapolri untuk menerapkan WFH bagi ASN demi mengurai kemacetan arus balik Lebaran 2022. Tjahjo meminta pejabat pembina kepegawaian (PPK) mengatur jadwal WFH tersebut.

Simak juga video 'Kebanyakan Duduk Saat WFH Lalu Sakit Punggung, Solusinya?':

[Gambas:Video 20detik]



Simak berita selengkapnya pada halaman berikut.