Tentara AS Tembak Ibu Hamil Hingga Tewas
Kamis, 01 Jun 2006 09:28 WIB
Baghdad - Pasukan AS melakukan kesalahan fatal di Irak. Seorang ibu hamil tewas ditembak tentara-tentara AS saat dalam perjalanan menuju rumah sakit bersalin di sebelah utara Baghdad.Perempuan Irak itu tengah berada di dalam taksi bersama sepupunya ketika penembakan itu terjadi di kota kecil al-Mutasim pada Selasa 30 Mei waktu setempat. Keduanya tewas. Demikian seperti diberitakan kantor berita Associated Press, Kamis (1/6/2006).Militer AS menyatakan, penembakan itu merupakan kekeliruan yang tidak disengaja. Pasalnya, mobil yang dinaiki dua perempuan itu melintasi daerah yang ditandai terlarang untuk umum. Mobil tersebut tidak berhenti meski telah diberikan beberapa peringatan. Hingga akhirnya tembakan dilancarkan pasukan AS untuk menghentikan kendaraan tersebut.โPasukan AS menewaskan dua perempuan secara tidak sengaja ketika mereka sedang menuju rumah sakit bersalin dalam sebuah taksi,โ demikian pernyataan badan keamanan gabungan AS-Irak.Kedua korban bernama Nabiha Nasif (35) yang sedang mengandung dan sepupunya, Saleha Mohammed (55). Sopir taksi hanya terluka.Insiden mematikan ini terjadi di tengah sorotan akan peristiwa pembantaian 24 warga sipil Irak di Haditha yang melibatkan anggota Marinir AS. Ada dugaan bahwa kasus itu berusaha ditutup-tutupi militer AS. Namun pemerintah AS berjanji akan mempublikasikan seluruh hasil penyelidikan kasus tersebut.Kasus Haditha terjadi pada 19 November 2005 lalu. Pembantaian dipicu oleh ledakan bom jalanan yang menewaskan seorang anggota Marinir AS. Setelah itu, anggota Marinir lainnya membalas serangan bom itu dengan membunuh warga sipil tak bersenjata.
(ita/)











































