Kemenag: Jemaah Haji Akan Dapat Makan 119 Kali

Yulida Medistiara - detikNews
Sabtu, 07 Mei 2022 12:57 WIB
Ilustrasi ibadah haji dan umrah
Ilustrasi Haji (Foto: dok. detikcom)
Jakarta -

Tim Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) berangkat ke Arab Saudi untuk melakukan persiapan haji. Tim Kemenag akan melakukan finalisasi layanan katering jemaah haji.

"Sesuai arahan Menteri Agama Yaqut, kami tetap bekerja di masa cuti Lebaran ini untuk mempersiapkan layanan jemaah haji. Hari ini, sebagian tim bertolak ke Saudi untuk melakukan finalisasi penyediaan layanan katering bagi jemaah haji Indonesia," kata Sekretaris Ditjen PHU Ahmad Abdullah Yunus dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (7/5/2022).

Abdullah, yang merupakan Ketua tim katering, mengatakan sejak awal 2022 tim katering telah menyiapkan layanan konsumsi jemaah haji. Namun, karena belum terdapat kepastian kuota, prosesnya masih dalam tahap negosiasi kontrak dengan basis data perkiraan.

"Tim saat ini ke Saudi untuk finalisasi negosiasi kontrak layanan dengan penyedia konsumsi, khususnya untuk layanan di Jeddah dan pada fase puncak haji di Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna)" ujarnya.

"Alhamdulillah untuk layanan konsumsi di Mekah dan Madinah, proses negosiasi sudah dilakukan, tinggal penyesuaian kuota," tuturnya.

Selanjutnya, setelah proses negosiasi selesai, Abdullah mengatakan, tim Kemenag akan mengajukan usulan penetapan penyediaan konsumsi kepada Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah selaku pejabat pembuat komitmen (PPK). Dengan begitu, proses kontrak penyedia konsumsi di Mekah, Madinah, Armuzna, dan Jeddah bisa segera dilakukan oleh PPK.

"Selama musim haji, jemaah haji 1443 H akan mendapat layanan makan sebanyak maksimal 119 kali. Jumlah ini terdiri atas 75 kali layanan konsumsi di Mekah, 27 kali di Madinah, 16 kali di Arafah-Mina-Muzdalifah atau Armuzna (termasuk 1 paket snack Muzdalifah), dan satu kali makan di bandara Jeddah (saat kedatangan/ kepulangan)," pungkasnya.

(yld/idh)