BNPB: Hand Sanitizer-Sabun di 4 Rest Area Tol Cikampek-Cipali Kurang

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Sabtu, 07 Mei 2022 11:32 WIB
Sejumlah pemudik beristirahat di Rest Area KM 57 A Tol Jakarta Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Jumat (6/5/2022).
Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta -

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memantau penerapan protokol kesehatan (prokes) pada perjalanan mudik Lebaran 2022. Hasilnya, ditemukan adanya kekurangan sabun cuci tangan dan hand sanitizer di toilet rest area Tol Cikampek hingga Cipali.

"Terpantau oleh petugas, fasilitas hand sanitizer dan sabun cuci tangan di toilet umum pada rest area tampak kurang, seperti di Km 57 Cikampek, Km 72 Purbaleunyi, Km 72 A Cipularang, dan Km 102 Cipali," Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (7/5/2022).

Abdul mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan manajemen rest area dalam hal ini. "Petugas pemantauan melakukan koordinasi dengan manajemen rest area dan memastikan ketersediaan sabun cuci tangan di toilet umum," katanya.

Sedangkan pantauan di Pelabuhan Gilimanuk, petugas mendapati adanya beberapa penumpang yang belum mendapatkan vaksin kedua. Selanjutnya mereka langsung diarahkan ke pos kesehatan pelabuhan untuk mendapatkan vaksin sebagai salah satu syarat mudik.

Selanjutnya, sejumlah pedagang keliling atau asongan juga belum menerapkan prokes di Pelabuhan Gilimanuk. Demikian juga yang berada di fasilitas transportasi, seperti stasiun, terminal, dan pelabuhan.

BNPB mengaktifkan pos pemantauan prokes di tujuh provinsi. Ketujuh provinsi tersebut adalah Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

"BNPB bekerja sama dengan BPBD setempat melakukan pemantauan dan penguatan prokes warga yang mudik Lebaran. Pos pemantauan yang tersebar di 26 titik ini bertujuan untuk penegakan disiplin prokes melalui pemakaian dan pendistribusian masker," ujarnya.

Untuk wilayah DKI Jakarta antara lain di Terminal Kampung Rambutan, Terminal Pulogebang, Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, dan Pelabuhan Tanjung Priok. Wilayah Banten berada di Bandar Udara Soekarno-Hatta dan Pelabuhan Merak.

Pos pemantauan Lampung berada di Pelabuhan Bakauheni. Pos Pemantauan Jawa Timur berada di Pelabuhan Ketapang, rest area Ngawi-Kertosono Km 597 B,Kertosono-Mojokerto Km 726 B, Gempol-Pasuruan Km 66 B, Ngawi-Kertosono Km 625 A, dan Kertosono-Mojokerto Km 725 A.

Pos Pemantauan Bali berada di Pelabuhan Gilimanuk. Pos Pemantauan Jawa Barat berada di rest area Jakarta-Cikampek Km 57, Purbaleunyi Km 72, Purbaleunyi Km 88 B, Cipali Km 85, Cipali Km 102 A, dan Jakarta-Cikampek Km 62.

Pos Pemantauan Jawa Tengah berada di rest area Pejagan-Pemalang Km 260 B, Pejagan-Pemalang Km 287 A, Semarang-Solo Km 487 A, dan Semarang-Solo Km 456 B.

"Secara umum, pantauan pada fasilitas pemberangkatan dan kedatangan moda transportasi maupun jalur perjalanan darurat, khususnya rest area, pemudik disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Namun ini harus didukung pemudik selama menjalankan liburan di kampung halaman sehingga diharapkan tidak ada pelonjakan kasus COVID-19," katanya.

Simak juga 'Kendaraan Menumpuk di GT Cikatama, 26 Gardu Pembayaran Dibuka':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/idh)