Rekayasa Lalin Arus Balik Situasional, Polisi Minta Pemudik Aktif Cek Info

Audrey Santoso - detikNews
Kamis, 05 Mei 2022 10:53 WIB
Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi (Dok. NTMC)
Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi (Foto: dok. NTMC)
Jakarta -

Polisi mengatakan penerapan rekayasa lalu lintas bersifat situasional, artinya dapat berubah tergantung situasi di lapangan. Untuk itu, polisi meminta masyarakat aktif mencari informasi perihal arus balik Lebaran di media sosial.

"Diskresi ini bisa diterapkan kapan saja. Maka ikuti socmed, radio, dan sebagainya, sehingga pulang bisa lebih nyaman," ujar Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Firman Shantyabudi dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Kamis (5/5/2022).

Hal itu disampaikan Firman saat meninjau command center Km 29 Tol Jakarta-Cikampek, Rabu (4/5) malam.

Firman menyampaikan pihaknya tak bermaksud menonjolkan kewenangan dalam pengaturan lalu lintas mudik maupun arus balik Lebaran. Langkah-langkah yang diambil kepolisian, lanjutnya, untuk kepentingan masyarakat luas.

"Kami mengingatkan bahwa kami tidak ingin menonjolkan kewenangan, tapi diskresi untuk kepentingan yang lebih besar harus kami ambil dalam kondisi yang sangat tidak ideal ini, dan itu bisa terjadi kapan saja," jelas dia.

Dia lalu mencontohkan soal sejumlah kebijakan yang berlaku situasional, salah satunya penerapan one way. Rekayasa lalu lintas one way, ujar Firman, bisa berubah dalam waktu hitungan menit.

"Bisa saat ini kami laksanakan satu lajur, bisa sekian menit kemudian kami mekarkan menjadi dua, tiga. Hingga akhirnya menjadi one way dan waktunya juga bisa berubah," terang Firman.

Simak penerapan rekayasa lalu lintas one way arus balik hari ini di halaman berikutnya.