Barak Pengungsi Merapi Lengang

Barak Pengungsi Merapi Lengang

- detikNews
Rabu, 31 Mei 2006 15:32 WIB
Jakarta - Status 'Awas' yang masih disandang Merapi tidak membuat warga takut untuk pulang ke rumahnya. Karena itu, beberapa barak pengungsian di Sleman terlihat kosong.Pantauan detikcom di tiga barak pengungsian, Rabu (31/5/2006) siang, yaitu barak Umbulharjo Cangkringan, barak Hargobinangun dan barak Purwobinangun, Pakem, Sleman terlihat kosong. Yang terlihat hanya tenda dapur umum dan beberapa relawan.Meski demikian, ada beberapa pengungsi yang masih terlihat di barak pengungsian Hargobinangun, Pakem, Sleman. Mereka yang tinggal di barak tersebut warga mayoritas yang memiliki rumah di 'Kawasan Merah'daerah bahaya Merapi.Sebenarnya mereka sudah diizinkan untuk kembali ke daerahnya Kamis (25/5/2006) lalu dan ditampung di Wisma Sembada, Kaliurang. Namun bencana gempa membuat genting-genting Wisma Sembada rontok dan memaksa warga untuk kembali ke barak penampungan Hargobinangun.Diperkirakan sekitar 150-an warga masih tinggal di barak tersebut. Namun yang terlihat di barak siang tadi hanya belasan warga saja. Informasi yang diterima detikcom dari seorang warga, banyak warga yang melayat ke seorang tetangga yang meninggal dunia karena 'penyakit tua' yang tinggal di daerah hutan wisata Kaliurang.Masih adanya warga yang tinggal di barak pengungsian membuat relawan dapur umum juga harus tetap bekerja. Salah satunya Ibu Tuti, warga Hargobinangun yang biasa berada di dapur umum. Ia mengungkapkan tetap membuat makanan untuk para pengungsi sehari tiga kali meski barak sudah kosong.Namun kali ini kondisi yang ada sedikit berbeda. Sebelumnya, Ibu Tuti membuat makanan dibantu dengan relawan-relawan lainnya baik dari TNI maupun relawan setempat, tapi sekarang ia membuat makanan dengan bantuan para pengungsi yang bertahan di barak. Total dalam satu kali masak ia membuat makanan untuk, kurang lebih 250 orang, baik itu untuk penghuni barak, para relawan, tim SAR dan petugas TNI. (asy/)


Berita Terkait