ADVERTISEMENT

Cek Pelabuhan Muara Angke, Menhub Temukan 8 Kapal Tak Penuhi Syarat Berlayar

Wildan Noviansah - detikNews
Selasa, 03 Mei 2022 10:58 WIB
Jakarta -

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau Pelabuhan Muara Angke di Jakarta Utara. Budi menemukan delapan kapal tak memenuhi Surat Persetujuan Berlayar (SPB).

"Hari ini sejak kemarin kami melakukan ramp check terhadap kapal-kapal yang akan beroperasi di Kali Adem ini. Dari 31 kapal yang ada di sini, hanya 23 yang memenuhi syarat," kata Budi di lokasi, Selasa (3/5/2022).

Budi mengimbau para pemilik kapal melengkapi SPB agar bisa kembali digunakan. Budi mengatakan pemilik kapal harus mengutamakan keselamatan para penumpang.

"Lalu pengoperasian dari pada pergerakan kapal dari Kali Adem ke pulau-pulau tersebut harus SPB. SPB mengandung arti bahwa keberangkatan kapal harus memenuhi keselamatan. Artinya, jumlah dari pada penumpang sesuai dengan standar yang ditentukan," kata Budi.

Budi mengimbau para penumpang duduk di tempat yang sudah disediakan. Dia meminta penumpang selalu menggunakan jaket pelampung selama melakukan perjalanan.

"Kedua para penumpang duduk pada tempat tempat yang sudah ditetapkan dan yang paling penting semua penumpang menggunakan life jacket," ujarnya.

"Kepada awak kapal kami minta untuk berhati-hati dalam menjaga keselamatan. Selain apa yang sudah diperiksa juga tentunya menghindari adanya api, overloaded, dan kecepatan sesuai dengan yang sudah ditentukan," sambung Budi.

Kepala KSOP Muara Angke, Dimyati, mengatakan kapal yang tidak memenuhi SPB umumnya kapal yang tidak memiliki alat keselamatan seperti life jacket. Dia menyebut kekurangan life jacket tak boleh terjadi.

"Life jacket mereka kurang kadang hanya ada sekitar 70-80% walaupun hanya 10% kekurangannya kami tidak akan berangkatkan," kata dia.

Selain itu, dia mengatakan ada peningkatan penumpang hingga 200 persen pada masa libur Lebaran ini. Dia mengatakan mayoritas penumpang dari Muara Angke merupakan wisatawan ke Kepulauan Seribu.

"Jadi sesuai dengan jumlah penumpang yang kita rekap, buat hari ini ada kenaikan penumpang sekitar 200 persen," kata Dimyati.

"Kemarin itu di H-1 mendekati sekitar 2.000, di hari-H-nya penumpang menurun 1.100. Nah sekarang jadi 3.000," sambungnya.

(haf/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT