Wartawan & Mahasiswa Aceh Galang Dana untuk Yogya

Wartawan & Mahasiswa Aceh Galang Dana untuk Yogya

- detikNews
Rabu, 31 Mei 2006 13:42 WIB
Banda Aceh - Komunitas wartawan yang bertugas di Kota Banda Aceh turut menggalang bantuan kemanusiaan yang akan disalurkan kepada korban gempa di Yogyakarta dan Jawa Tengah. "Komunitas wartawan Aceh menyatakan berlangsungkawa atas musibah gempa yang menimpa saudara-saudara kami di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Mudah-mudahan, sumbangan yang kami galang ini dapat membantu meringankan masyarakat korban," kata Muhammad Hamzah, koordinator penggalangan dana bantuan, kepada para jurnalis, Rabu (31/5/2006). Menurut Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Banda Aceh ini, bantuan yang digalang Komunitas Wartawan Aceh tersebut, nantinya akan disumbangkan bagi wartawan yang terkena dampak gempa di dua provinsi di Pulau Jawa tersebut. "Kita membuka tiga tempat pengumpulan dana," ujarnya. Tiga posko kemanusiaan itu berada di sekretariat AJI Banda Aceh, Jalan Angsa No 23 Batoh, Leung Bata. Selanjutnya di warung Helsinki atau di kantor Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara di Jalan Sultan Mahmudsyah, dan Kantor Harian Waspada di Jalan Sri Ratu Safiatuddin. Rencananya, penggalangan dana ini akan dilakukan selama dua pekan. Tahap pertama, Komunitas Wartawan Aceh akan menyalurkan bantuan ini paling lambat pekan pertama bulan Juni ini. "Bantuan ini kita khususkan kepada wartawan Yogya dan Jawa Tengah yang menjadi korban," demikian Muhammad HamzahMahasiswa AcehMahasiswa Aeh dari beberapa perguruan tinggi negeri dan swasta di Aceh juga tak ketinggalan menggalang dana bantuan untuk korban gempa Yogya-Jateng. Selain itu, PMI NAD juga mengirim relawan ke Yogyakarta dan menggalang aksi donor darah. Penggalangan dana yang dilakukan mahasiswa terlihat hampir setiap persimpangan di Kota Banda Aceh. Dana-dana bantuan ini akan diserahkan secepatnya untuk membantu korban gempa di Yogyakarta dan Jateng. "Meski kita masih dalam rehabilitasi dan rekonstruksi, tapi tidak ada salahnya kita membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Sebagai wujud solidaritas kita," ujar Didik, salah seorang mahasiswa Unsyiah pada detikcom. Sementara itu, Palang Merah Indonesia (PMI) NAD, mengirim 25 orang relawan ke Yogyakarta, yang terdiri dari 2 dokter, 6 paramedis, 4 ahli psikososial, 4 relawan PMI Banda Aceh, 4 relawan PMI Aceh Besar, dan 1 orang dari Bulan Sabit Merah Turki. "Kita akan melakukan aksi kemanusiaan selama dua minggu di sana. Sedangkan kegiatan donor darah akan berakhir pada 2 Juni mendatang. Kita harapkan partisipasi masyarakat Banda Aceh dan sekitarnya untuk mendonorkan darahnya bagi para korban bencana gempa Yogja," kata Wakil Ketua PMI NAD, Alaidinsyah. Tak hanya itu, beberapa LSM juga membuat posko bersama untuk mengumpulkan dana dan sejumlah kebutuhan lainnya. Posko bersama lainnya juga didirikan Dinas Sosial, Satkorlak bersama Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Banda Aceh. Pemda NAD sejauh ini sudah menyumbangkan dana senilai Rp 250 juta dalam bentuk obat-obatan, pakaian, makanan cepat saji pada Selasa kemarin. Selain itu, Aceh juga mengirim 20 orang dokter dan beberapa tim paramedis. Tiga di antaranya merupakan spesialis dokter bedah. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads