Cegat Mobil Bantuan, Warga Bantul Rebutan Makanan

Cegat Mobil Bantuan, Warga Bantul Rebutan Makanan

- detikNews
Rabu, 31 Mei 2006 11:49 WIB
Bantul - Minimnya distribusi bantuan bagi para korban gempa di Kabupaten Bantul mulai dirasakan warga. Tak tahan menunggu lama, mereka mencegat sebuah mobil pick up yang lewat. Makanan dan pakaian bekas pun jadi rebutan.Kejadian itu terjadi di Desa Segoroyoso, Kecamatan Plered, Kabupaten Bantul. Saat sebuah mobil pick up yang membawa bantuan berisi sembako dan pakaian layak pakai lewat, warga Desa Segoroyoso yang sejak hari pertama pascagempa belum mendapatkan bantuan mencegatnya.Padahal bantuan yang ada di mobil itu untuk Desa Dahromo yang berjarak 1 km dari Desa Dahromo. Walaupun sang sopir sudah menjelaskan bantuan tersebut untuk Desa Dahromo, namun warga tetap menghalangi jalan. Melihat warga yang mencegatnya dengan muka yang marah, sang sopir pun pasrah dan segera menghentikan kendaraannya.Begitu kendaraan berhenti, warga yang terdiri dari bapak-bapak, ibu-ibu dan anak kecil itu segera berebutan mengambil bantuan berupa nasi bungkus, gula pasir, minyak goreng, mie instan dan pakaian layak pakai berupa celana pendek dan kaos oblong. Ada sekitar 200 bungkus pakaian dan paket sembako yang dibawa dalam mobil tersebut.Karena jumlahnya sedikit, banyak warga yang tidak kebagian. Bahkan seorang ibu sempat menanyakan kepada sopir apakah membawa pakaian bayi dan popok. Si sopir hanya menggelengkan kepala. Wajah si ibu pun tampak kecewa.Setelah 'dijarah' warga, dengan jumlah bantuan yang tersisa, sang sopir memutuskan untuk tetap melanjutkan perjalanan menuju Desa Dahromo.Dari pantauan detikcom, Rabu (31/5/2006) di kedua sisi jalan antara Desa Segoroyoso dan Desa Dahromo terdapat banyak tenda-tenda pengungsi. Di depan tenda, mereka memasang sebuah papan dari triplek bertuliskan "Kami Butuh Bantuan".Kondisi kedua desa hampir 90 persen rumah dan bangunan hancur. Sebagian besar warga belum melakukan upaya perbaikan. Hingga hari ke-5 pascagempa, baru pihak TNI yang datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap para korban dan membersihkan puing-puing bangunan. (bal/)



Berita Terkait