Mimpi Triyono, Difa Bike: Rajai Pasar Nasional!

Ardho Wibowo - detikNews
Minggu, 01 Mei 2022 17:53 WIB
Jakarta -

Difa Bike, layanan ojek online yang berbeda dari yang lain. Motor yang digunakan adalah motor yang sudah dimodifikasi agar memudahkan para pengemudi difabel untuk berkendara. Tidak hanya melayani penumpang difabel, Ojek Difa atau Difa Bike didesain untuk masyarakat umum, yang ingin merasakan tour seputar Jogja dengan suasana berbeda.

Owner dari Difa Bike, Triyono (41) adalah seorang difabel. Untuk berjalan pun ia dibantu dengan tongkat. Ia mendirikan Difa Bike dari tahun 2014. Salah satu alasan ia mendirikan Difa Bike adalah membantu ekonomi para difabel yang memiliki pendidikan yang rendah.

"Karena memang Difa Bike ini ingin juga memberdayakan teman-teman disabilitas middle low, yang mempunyai pendidikan ke bawah bahkan tidak sekolah yang berasal dari keluarga tidak mampu," ujar Triyono dalam program Sosok.

Tidak hanya memberikan pekerjaan bagi difabel, salah satu karyawan sekaligus pengemudi Difa Bike, Aris Wahyudi (36) mengakui bahwa sosok Triyono dikenal dengan sosok yang memiliki rasa kekeluargaan yang sangat kuat.

"Bila kita juga sedang mengalami kesulitan ekonomi, Pak Triono dengan senang hati atau dengan jangka yang bisa diukur dengan kekuatan kita, untuk menunjang tanpa bunga. Dan juga kekeluargaannya sangat kuat. Lebih kekeluargaan sih, menurut saya," ujar Aris, pengemudi Difa Bike.

Selain itu, keberadaan Difa Bike sangat membantu penumpang yang memiliki keterbatasan. Emilia adalah salah satunya. Cucunya terkena DMD (Duchenne Muscular Dystrophy) yaitu penyakit otot akibat kelainan gen, sehingga memerlukan kursi roda untuk mobilisasi.

"Karena juga kendaraannya terbatas, jadi sangat membantu kami. Soalnya mereka (cucu-cucu) itu kalau dibonceng menggunakan kendaraan, itu bisa merosot sendiri. Jadi kalau kita pakai Ojek Difa, keamanannya lebih terjamin dan anak-anak juga lebih nyaman," ujar Emilia.

"Harapan kami ini, ya Difa Bike lebih maju, lebih banyak drivernya. Jadi bisa melayani karena banyak orang yang membutuhkan. Dan kesejahteraan mereka bisa meningkat juga," lanjut Emilia, yang diwawancarai detikcom di depan rumahnya.

Mimpi Triyono, ingin membuat Difa Bike bisa go-nasional. Sehingga jangkauannya pun jadi lebih luas lagi, dan semakin banyak yang merasakan naik motor modifikasi ala Difa Bike.

"Mungkin 2 atau 3 tahun lagi kita ke seluruh pulau Jawa dan Bali. Ini memang target kita. Mulai tahun 2023 ini kita tata semuanya, termasuk aplikasi, sehingga semua orang bisa lebih mudah dalam mengakses kita. Jadi (aplikasi) beta sudah hampir selesai. Mungkin bulan Mei sudah kita luncurkan di Playstore. Jadi semuanya kita tata, karena target kita adalah go-nasional," tutur Triyono.

(nis/vys)