Tak Sabar Masuk Kapal, Pemudik di Pelabuhan Merak Cekcok dengan Petugas

M Iqbal - detikNews
Jumat, 29 Apr 2022 03:23 WIB
Pemudik cekcok dengan petugas di Pelabuhan Merak
Foto: Pemudik cekcok dengan petugas di Pelabuhan Merak (M Iqbal/detikcom)
Jakarta -

Adu mulut antara pemudik dan petugas sempat terjadi di dermaga eksekutif Pelabuhan Merak, Banten. Pemudik memaksa menyingkirkan pembatas kendaraan untuk masuk ke kapal.

Kericuhan ini terjadi Kamis (28/4/2022) sekitar pukul 22.10 WIB, penumpang kendaraan dari arah pintu utama dermaga eksekutif memaksa menyingkirkan pembatas untuk bisa masuk ke kapal. Penumpang yang masuk dari pintu utama itu merasa tak rela kendaraan dari arah dermaga reguler dimasukkan ke kapal. Sementara, pengendara yang masuk dari pintu utama belum dipersilakan naik kapal oleh petugas.

"Memang tadi ada peristiwa kecil, dipicu miskomunikasi, ketidak tahuan penumpang terkait kendaraan yang masuk dari arah dermaga reguler," kata Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono saat dikonfirmasi, Jumat (29/4/2022).

Sigit mengatakan, kondisinya saat itu ekor kendaraan dari pintu utama dermaga eksekutif sudah sampai di depan hotel Sony atau di jalur arteri. Antrean ini menimbulkan kemacetan baru di jalur arteri. Kendaraan dari Cikuasa Atas akhirnya tersendat untuk dapat masuk ke dermaga reguler maupun eksekutif.

"Sore tadi ekor kendaraan sudah sampai di hotel Sony, kami petugas di lapangan melakukan upaya pengalihan kendaraan yang mau masuk ke eksekutif dialihkan melalui pintu reguler, lewat Kajima, di dermaga eksekutif itu kan ada loket yang khusus untuk eksekutif," ujarnya.

Kendaraan yang masuk lewat Kajima ini melewati dermaga I untuk kemudian menuju dermaga eksekutif. Jalur ini memang dikhususkan untuk kendaraan yang hendak ke dermaga eksekutif.

"Nah, tembusnya kan lewat dermaga satu itu, jadi memang ada ketidak tahuan di situ," kata Sigit.

Kericuhan ini kemudian diselesaikan dan penumpang diberi pengertian. Sigit mengimbau agar penumpang bersabar untuk dapat masuk ke kapal.

"Kami mengimbau agar penumpang bersabar, kita tahu animo masyarakat tinggi untuk mudik karena sudah 2 tahun ini nggak mudik. Maka dari itu, kami petugas di lapangan terus standby untuk memperlancar arus lalu lintas. Personel kita berjaga di sepanjang jalan untuk mengatur arus lalu lintas," ujarnya.

(dek/dek)