Pasar Tradisional Dibuka, Harga Membumbung Tinggi

Pasar Tradisional Dibuka, Harga Membumbung Tinggi

- detikNews
Rabu, 31 Mei 2006 07:54 WIB
Yogyakarta - Pasar tradisional di Yogyakarta sudah mulai dibuka setelah gempa mengguncang 4 hari lalu. Namun harga-harga kebutuhan pokok membumbung tinggi. Para pembeli pun pusing dibuatnya.Pasar Sentul di Jl Sultan Agung, Rabu (31/5/2006) pagi, dipadati ratusan pembeli. Motor-motor yang diparkir memakan sebagian badan jalan hingga memacetkan arus lalu lintas."Ramainya baru hari ini, Mas. Sayur-sayuran juga mulai banyak hari ini," ujar Riza (21), seorang pembeli kepada detikcom.Meskipun pasar sudah buka seperti biasa, harga barang kebutuhan pokok membumbung tinggi. Ayam potong naik dari Rp 13.000 menjadi Rp 17.000 perkilo. Telur naik dari Rp 6.300 menjadi Rp 8.500 perkilo.Beras rata-rata naik dari Rp 4.000 menjadi Rp 4.200 perkilo. Harga sayur mayur rata-rata naik dari Rp 1.000 menjadi Rp 5.000 perkilo. Kenaikan mencolok terjadi pada cabe merah. Cabe yang biasa dijual Rp 5.000 kini dibandrol Rp 20.000 perkilo."Aduh Mas, harganya naik semua. Saya kan buka warung, nanti saya harus kasih harga berapa ke pembeli," keluh Salmi (40).Meskipun harga membumbung tinggi, stok sembako tampak tersedia banyak. Biasanya para pembeli membeli dalam jumlah besar sebagai persediaan untuk beberapa hari ke depan.Sementara itu di Pasar Lempuyangan, belum banyak warga yang memadati pasar. Pedagang pun tidak seramai di Pasar Sentul. Meski demikian harga yang dibandrol untuk kebutuhan pokok tidak jauh berbeda. (fay/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads