Digoyang Gempa, Bisnis Esek-esek Yogya Jalan Terus
Rabu, 31 Mei 2006 03:18 WIB
Yogyakarta - Gempa yang mengguncang Yogyakarta tidak mempengaruhi bisnis esek-esek di kota ini. Di kawasan Pasar Kembang (Sarkem) puluhan PSK tetap menunggu datangnya pria-pria hidung belang.Dalam pantauan detikcom Rabu (31/5/2006), di sepanjang jalan mereka tampak menjajakan diri. Wajah mereka ramah menyapa setiap pria yang lewat dengan senyuman nakal.Di dalam gang-gang sempit, transaksi tengah berlangsung dengan kawalan pria-pria berbadan besar. Mereka seakan tidak peduli dengan puluhan pengungsi gempa yang bermalam di masjid dekat mereka bertransaksi."Disini aman mas, yang rusak itu Malioboro," ujar seorang penjual mie rebus yang enggan disebut namanya kepada detikcom.Di sepanjang jalan Sarkem terdapat banyak hotel melati atau rumah yang biasa menjadi tempat bisnis esek-esek. Namun kebanyakan selamat dari gempa. Hanya hotel Mendut yang tampak retak-retak dinding depannya.Seorang PSK berusia 19 tahun asal Purwokerto yang enggan disebut namanya menceritakan gempa sempat membuat dia dan teman-temannya takut. Dia tidak berani membayangkan dirinya berada di dalam rumah yang kemudian rubuh."Bisa mati nyong," ujarnya kepada detikcom.Menurutnya meskipun diguncang gempa, aktifitas di Sarkem berjalan seperti biasa. Ada beberapa PSK yang pulang kampung, namun jumlahnya tidak seberapa. Sementara itu, cafe dan tempat permainan biliar di kawasan Seturan, juga sudah mulai beroperasi seperti biasa.
(fay/)











































