Warga Yogya Iri Dengan Bantul
Rabu, 31 Mei 2006 02:19 WIB
Yogyakarta - Yogyakarta memang ibukota provinsi. Namun saat dilanda gempa, Bantul dan beberapa daerah lain lebih diprioritaskan mendapat bantuan. Padahal kondisi yang dialami warga Yogya tidak kalah tragis.Banyak warga Yogya yang kehilangan harta benda dan rumah mereka. Di jalan Timoho, hampir semua bangunan rusak berat. Di kawasan ini juga ada kampus UIN Sunan Kalijaga, kampus APMD, dan supermarket Happy Land yang semuanya ikut rusak akibat gempa.Dalam pantauan detikcom, Rabu (31/5/2006), warga tidur di tepi jalan beralaskan tikar dan beratap kain terpal. Hingga saat ini, belum ada bantuan yang diterima mereka.Akibatnya, warga pun tidak segan-segan memasang kotak sumbangan di sepanjang jalan ini. Ada lima kotak kardus yang dipasang berjauhan dengan tulisan "Amal Sumbangan Gempa". Tidak hanya itu beberapa spanduk pun digelar untuk meminta sumbangan tenda dan bahan makanan."Jangan Bantul saja yang dipikirin, kita di sini juga butuh bantuan," keluh Imam kepada detikcom.Seperti di banyak tempat lain di Yogyakarta, warga di jalan Timoho juga memilih melekan. Mereka duduk berbincang-bincang menghabiskan malam. Warga yang memiliki gitar memilih mendendangkan lagu untuk menghibur diri.
(fay/)











































