Warga Yogya Melekan

Warga Yogya Melekan

- detikNews
Rabu, 31 Mei 2006 00:51 WIB
Yogyakarta - Banyak warga Yogyakarta yang bertahan di depan rumahnya setelah gempa melumat kediaman mereka. Mereka memutuskan tidak tidur untuk berjaga-jaga dari kemungkinan gempa susulan atau penjarahan. Dalam pantauan detikcom Rabu (31/5/2006) di kawasan Pengok Kidul, banyak warga yang kebanyakan pria tetap terjaga. Meski sudah lewat tengah malam, mereka tampak berkumpul dan berbincang-bincang.Ibu-ibu dan anak-anak kebanyakan tidur beralaskan tikar di pinggir jalan. Atapnya berupa tenda sederhana dari terpal dan bahan lainnya. Para prianya memutuskan begadang untuk berjaga-jaga dari kemungkinan gempa susulan atau penjarahan kediaman mereka.Di kawasan Sedatur, para pemuda yang kebanyakan mahasiswa juga memilih tidak tidur. Mereka berkumpul sambil minum kopi dan menonton TV dari kontrakan teman mereka yang tidak roboh diguncang gempa.Di dalam gang-gang sempit kawasan Malioboro, warga pun memilih duduk-duduk menghabiskan malam. Mereka tetap mendengarkan radio untuk memantau situasi terkini pascagempa. Lapangan di alun-alun Utara malam ini juga banyak tenda didirikan korban gempa. Keraton dan Masjid Agung sendiri penuh dengan pengungsi. Banyak pemulung yang juga bermalam di alun-alun.Mereka tadinya tinggal di lahan tidur yang tersebar di berbagai sudut Yogyakarta. Namun gempa menghancurkan kediaman mereka. Alun-alun Utara dipilih karena mereka bisa mendapatkan makan gratis dari para dermawan yang sengaja mampir."Enaknya di sini dapat makan gratis kalau malam," ujar Parmi (38) yang mengungsi bersama suami dan anaknya, kepada detikcom. (fay/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads