ADVERTISEMENT

Km 48 hingga Km 70 Tol Japek Macet Pagi Ini, Imbas Peningkatan Pemudik

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 28 Apr 2022 10:05 WIB
Jakarta -

Arus lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek mengalami peningkatan volume kendaraan pada H-4 Lebaran ini. Sejumlah titik di Tol Jakarta-Cikampek mengalami kemacetan imbas meningkatnya arus mudik sejak malam tadi.

"Sejak tadi malam sudah ada peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan dari arah Jakarta menuju ke arah timur, sehingga sejak tadi malam sampai tadi pagi terjadi kepadatan mulai dari Km 48+500 Cikampek," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Km 10 Tol Japek, Jakarta, Kamis (28/4/2022).

"Tapi informasi terakhir setelah Km 80 kecepatan mulai meningkat, bisa 40 sampai 60 km/jam," sambungnya.

Sambodo mengatakan titik kemacetan pagi ini terjadi di Km 48 hingga Km 70 Tol Jakarta-Cikampek. Kendaraan hanya bisa melaju di kisaran kecepatan rata-rata 20 km/jam.

"Di antara Km 48 sampai Km 70 yang sekarang masih arusnya padat," katanya.

Lonjakan Arus Mudik Sejak Semalam

Dari data kepolisian, kemacetan itu imbas dari arus kendaraan pemudik yang melonjak pada tengah malam hingga selepas sahur.

"Ini (kemacetan pagi ini) karena arus tadi malam berangkat tengah malam sama yang berangkat habis sahur," terang Sambodo.

Sejumlah upaya penanganan lalu lintas pun telah dilakukan. Salah satunya dengan melakukan buka-tutup tol elevated MBZ.

"Pukul 08.15 WIB tadi tol elevated sudah kita tutup. Alhamdulillah sampai saat ini arus yang di bawah sendiri masih bisa kencang, masih bisa 60-80 km/jam," katanya.

Penutupan tol elevated sementara ini dilakukan hingga arus lalu lintas di jalan tol layang itu mulai mencair. Saat ini kendaraan yang hendak melintas ke tol elevated dialihkan melalui jalur bawah.

Lebih lanjut Sambodo mengatakan sejak tadi malam ada kenaikan signifikan kendaraan dari Jakarta yang mengarah ke Jawa. Kenaikan lalu lintas itu diprediksi juga bakal terjadi lagi hari ini.

"Yang jelas signifikan (kenaikannya) tanggal 27 April itu naik 20 persen dibandingkan tanggal 26. Hari ini juga diprediksi meningkat," pungkas Sambodo.

(mea/fjp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT