90% Toko di Bantul Masih Tutup
Selasa, 30 Mei 2006 19:45 WIB
Bantul - Setelah diguncang gempa Sabtu (27/5/2006) lalu, aktivitas perekonomian di Kabupaten Bantul masih lumpuh. Sekitar 90% toko-toko masih tutup. Hanya sedikit saja toko yang buka. Pemantauan detikcom sejak pagi hingga pukul 19.30 WIB, Selasa (30/5/2006) di pusat kota Bantul, pertokoan masih tampak sepi. Hanya ada beberapa toko saja yang sudah beroperasi. Seperti yang terlihat di Jl. Pramuka. Di jalan ini, banyak berdiri toko. Ada toko kelontong, toko makanan, toko pakaian, dealer motor, dan lain-lain. Bangunan-bangunan toko ini masih berdiri tegak, meski beberapa terlihat ada yang retak. Tapi, toko yang buka hanya ada beberapa saja. Salah satunya, toko voucher pulsa dan handphone. Salah penjaga voucher mengaku sudah membuka tokonya sejak Minggu (28/5/2005) lalu. Namun, toko buka hanya beberapa jam saja, tidak seperti sebelum gempa. Di Jl. Pramuka ini, 90 persen toko masih tutup. Dealer motor 'Medan Jaya Group' juga masih belum beroperasi. Swalayan 'Purnama' yang berlantai tiga juga masih tutup. Padahal, menurut warga sekitar, sebelum gempa terjadi, swalayan ini selalu dipadati pengunjung. Bangunan Swalayan 'Purnama' terdiri dari tiga lantai. Berbagai barang dijual di tempat ini. Akibat gempa, kaca-kaca gedung ini pecah. Dindingnya juga retak. Belum ada pembersihan dan perbaikan hingga sekarang. Sementara itu, malam ini kota Bantul sudah terlihat terang. Lampu-lampu jalan sudah menyala. Lalu lintas di jalan-jalan kota cukup padat, karena mobil-mobil pembawa bantuan masih berlalu lalang. Cuaca di Bantul cerah, tidak seperti malam sebelumnya.
(asy/)











































