Warga Bantul Antre di Depan Toko-toko Sembako
Selasa, 30 Mei 2006 19:25 WIB
Yogyakarta - Karena khawatir tidak kebagian bahan makanan, sejumlah warga Yogyakarta dan Bantul mengantre di depan toko-toko sembako. Padahal toko-toko tersebut sejak pagi memilih tutup karena takut dijarah.Dari pantauan detikcom, Selasa (30/5/2006), di sepanjang Jalan Samas, Jalan Parangtritis, Jalan Srandakan dan Jalan Raya Bantul, banyak toko Sembako yang tidak buka. Beberapa toko yang sempat buka langsung diserbu sejumlah pembeli yang membeli persediaan sebanyak-banyaknya. Mereka membeli bahan makanan seperti beras, gula pasir, mie instan, minyak dan lain lain.Karena stok sembako mulai menipis, harga-harga pun langsung naik. Bahkan di beberapa toko yang buka, rak-rak tempat penyimpanan sembako sudah kosong-melompong. Warga yang kecewa hanya bisa menggerutu dan berkeluh kesah.Di Bantul, suasana yang sama pun terjadi. Bedanya sejumlah toko membuka salah satu pintunya dan hanya mengizinkan sedikit pembeli untuk masuk ke dalam tokonya. Hal ini untuk mengantisipasi penjarahan yang mungkin terjadi. Setelah pembeli di dalam selesai, mereka baru mempersilakan masuk pembeli berikutnya.Hingga pukul 19.00 WIB warga yang mengantre di depan toko-toko sembako masih tampak. Karena kesal, banyak warga yang nekat menghentikan mobil-mobil yang membawa barang bantuan dan makanan. Truk-truk besar bahkan dihalangi lewat ke jalan-jalan kampung yang kecil karena menyebabkan kemacetan.
(bal/)











































