Ratusan Rumah di Bantul Mulai Dirobohkan
Selasa, 30 Mei 2006 16:50 WIB
Bantul - Ratusan rumah yang nyaris roboh di daerah Krapyak, Kecamatan Sewon, Bantul, akhirnya diratakan pemiliknya dengan bantuan aparat. Rumah-rumah itu sangat mengkhawatirkan jika ditempati.Hampir 100 persen rumah-rumah di wilayah ini mulai rata dengan tanah. Upaya tersebut dilakukan warga dengan bantuan aparat sejak Selasa (30/5/2006) siang.Akibatnya, pengungsi yang membuat tenda-tenda di tanah lapang sekitar kawasan tersebut bertambah banyak. Ribuan anak-anak balita sampai manula berdesak-desakan di tenda yang dibuat seadanya itu.Sejumlah warga yang ditemui detikcom mengaku pasrah rumahnya dihancurkan. Rumah itu satu-satunya harta benda mereka.Karena itu, mereka tidak tahu sampai kapan akan tinggal di tenda-tenda pengungsian, dan tidak tahu kapan bisa membangun rumah lagi.Mereka berharap pemerintah maupun lembaga-lembaga yang berwenang bersedia menempatkan mereka di bangunan sementara.Sebab untuk tinggal seterusnya di tenda rasanya tidak mungkin karena suasananya sangat kumuh. Tenda tersebut selain digunakan untuk tidur juga digunakan untuk aktivitas lainnya seperti memasak.Apalagi air bersih susah didapat, sehingga mereka harus mencari rumah-rumah yang sumurnya masih utuh.Demikian juga untuk sembako. Hampir di seluruh wilayah Bantul belum ada toko yang berani buka karena takut dijarah.Sementara jalan-jalan utama di kota ini masih dipadati warga yang mencari sumbangan dan bus-bus dari luar kota.
(umi/)











































