Harga-harga Sembako mulai Naik di Imogiri
Selasa, 30 Mei 2006 15:44 WIB
Yogyakarta - Beban hidup yang ditanggung para korban gempa semakin bertambah. Di hari ke-3 pascagempa mereka harus mengeluarkan uang ekstra untuk membeli bahan-bahan makanan.Seperti yang terjadi di Imogiri, ketika detikcom melakukan pemantauan ke sebuah pasar di Desa Dengkeng, Imogiri, seorang pedagang sembako menuturkan harga sembako mulai naik sejak hari pertama pascagempa.Gula pasir yang semula dijual Rp 6.000 per kg menjadi Rp 6.400 per kg. Beras yang semula Rp 4.000 per Kg menjadi Rp 4.500 per Kg. Hal yang sama terjadi dengan harga telur, mie instan, minyak goreng dengan tingkat kenaikan harga yang relatif sama.Bahkan harga BBM jenis premium melonjak dari Rp 4.500 per liter menjadi Rp 7.000 per liter. Sejumlah pedagang eceran ada yang menaikkan harga menjadi Rp 20 ribu per liternya."Bensin ada yang naik sampai Rp 7.000. Tapi kemarin ada kasus pedagang yang menaikkan harga jadi Rp 20 ribu. Pedagang itu ditangkap petugas polsek," ujar seorang warga Imogiri.Meski harga naik, para pedagang mengaku masih mengalami kerugian. Selain harga di tingkat pemasok ikut naik, mereka juga harus mengambil barang-barang dari daerah Magelang yang cukup jauh. Mereka pun terpaksa mengizinkan sebagian warga untuk mengutang terlebih dulu."Terpaksa kita utangin, habis kita juga kasihan," ujar Wahyu seorang pedagang sembako.
(bal/)











































