Kemenparekraf Dorong Stakeholder Gaungkan Pesan Mudik Aman dan Sehat

Jihaan Khoirunnisa - detikNews
Selasa, 26 Apr 2022 17:39 WIB
Jakarta -

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mendorong para pemangku kepentingan untuk menggaungkan pesan mudik aman dan sehat ini secara lebih masif. Hal ini mengingat pergerakan masyarakat pada saat libur lebaran diprediksi mencapai 85,5 juta orang, sehingga protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat.

"Kita harus betul-betul mempersiapkan yang berkendara harus dalam kondisi prima, juga tidak mengantuk, istirahat yang cukup, juga dipastikan CHSE-nya, agar kita dapat menyukseskan program pemerintah agar dapat mudik dan aman," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (26/4/2022).

Di acara 'Extended Weekly Press Briefing' di Balairung Soesilo Soedarman, Jakarta, Senin (25/4) kemarin, Sandiaga menjelaskan pihaknya telah menyiapkan sejumlah program untuk mendukung mudik aman dan sehat. Di antaranya aktivasi digital yang menarik untuk diikuti para followers akun media sosial Kemenparekraf dan masyarakat umum.

Menurutnya, tujuan kegiatan tersebut dalam rangka mengedukasi para pemudik agar protokol kesehatan tetap dipatuhi. Sandiaga berharap para pemudik dapat menjadi duta-duta di kampung halaman masing-masing dalam memberikan contoh tentang penerapan protokol kesehatan yang baik.

Selain itu, Kemenparekraf juga menyiapkan 15 titik posko mudik mulai dari Lampung hingga Jawa Timur, yang diharapkan dapat menjadi tempat peristirahatan para pemudik sebelum melanjutkan perjalanannya. Dalam posko mudik tersebut, pihaknya akan membagikan 1.200 voucher bagi pelaku mudik.

Dia menyebut pemberian voucher tersebut untuk mengapresiasi masyarakat yang turut berperan dalam mendorong kebangkitan ekonomi.

"Juga ada jalur alternatif atau jalur lintas selatan (JLS) yang disiapkan dengan destinasi wisata maupun ekonomi kreatif termasuk kuliner," kata Sandiaga.

Lebih lanjut, dia menjelaskan saat ini Kemenparekraf bersama dengan dinas pariwisata pemerintah daerah yang berada dalam lintasan JLS dan kementerian/lembaga terkait, tengah menyiapkan travel plan yang terdiri dari potensi pariwisata dan fasilitas bagi para pemudik yang memanfaatkan JLS.

Di samping itu, pihaknya juga sudah membentuk tim monitoring dan evaluasi selama libur lebaran. Dirinya juga telah mengeluarkan surat imbauan kepada kepala dinas pariwisata untuk memantau kunjungan wisatawan dan memberikan laporan terkait kondisi kunjungan di destinasi wisata pun telah diberikan.

Selain itu, pihaknya bersama dengan kementerian/lembaga terkait akan memberikan edukasi kepada masyarakat supaya lebih cermat dalam memilih dan menggunakan bus pariwisata. "Kita harus pastikan ada penggunaan bus pariwisata yang aman dan nyaman untuk para pemudik," jelasnya.

Diungkapkan Sandiaga, Lebaran 2022 menjadi momentum kebangkitan ekonomi daerah melalui destinasi pariwisata dan pelaku ekonomi kreatif. Diketahui perputaran ekonomi diproyeksikan akan mencapai lebih dari Rp 72 triliun.

Menurutnya, para pemudik yang sekaligus menjadi wisatawan akan membelanjakan uangnya untuk kebutuhan rekreasi, akomodasi, konsumsi, maupun membeli oleh-oleh yang dalam hal ini langsung berhubungan dengan para pelaku UMKM di daerah.

"Saya melihat ini menjadi potensi kita ke depan untuk bangkit, membuka peluang usaha, dan menciptakan lapangan kerja," tutur dia.

Ia pun mengatakan desa wisata juga menjadi daya tarik bagi para pemudik yang melalui jalur lintas selatan. Oleh karenanya, desa wisata yang sudah menjadi primadona tengah dipersiapkan, seperti Desa Wisata Malasari di Jawa Barat, Desa Wisata Pujon Kidul, dan Desa Wisata Tamansari di Jawa Timur.

"Desa wisata juga menjadi menarik di tengah prosesi mudik, karena jika dikemas dengan asyik Insya Allah ini akan menjadi destinasi wisata yang unik, berarti harus ada homestay yang nyaman, harus ada atraksi yang baik, dan tentunya kesiapan CHSE dan protokol kesehatan. Hal ini sejalan dengan program kita Anugerah Desa Wisata Indonesia," tandasnya.

(akd/ega)