SBY Minta Kritik Diabaikan

SBY Minta Kritik Diabaikan

- detikNews
Selasa, 30 Mei 2006 14:45 WIB
Klaten - Penanganan gempa Yogya banyak mendapat kritik pedas. Yang kurang koordinasilah, yang lambatlah dan sebagainya. Tapi Presiden SBY minta pemerintah daerah mengabaikan kritikan tersebut."Banyak orang yang pro kontra dengan bantuan yang akan dialokasikan untuk para pengungsi. Saya menghargai kerja keras pemda. Biarkan saja kalau ada yang mengkritik dan mengecam. Yang penting kita sama-sama membantu rakyat kecil," papar SBY.SBY menyampaikan hal itu di sela kunjungannya di salah satu posko pengungsi di Kantor Koramil Kecamatan Gantiwarno, Jalan Raya Jabung, Prambanan, Klaten, Selasa (30/5/2006).Selain membesarkan hati aparat pemda, SBY juga mendengarkan arahan tentang kondisi pengungsi dan penanganan korban gempa dari Wakil Bupati Klaten, Samiaji, dan camat setempat.Jatiwarno merupakan kecamatan yang paling parah terkena gempa di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.Di kecamatan ini, kantor lurah, camat, 6 unit sekolah dasar mengalami kerusakan cukup parah. Warga akhirnya diungsikan ke kantor Koramil yang selamat dari gempa.Meski begitu pengungsi mengeluhkan kurangnya tenda karena ada 16 desa di kecamatan ini yang kondisinya memprihatinkan, dan beberapa desa letaknya terpencil karena dibatasi sungai dan jembatan yang rusak. Akibatnya, pengiriman logistik menjadi sulit.Namun SBY berharap bantuan logistik tetap bisa sampai ke saasaran. SBY juga berjanji akan mendistribusikan 20 tenda dan masing-masing tenda bisa memuat 25 orang. Tenda-tenda tersebut antara lain bekas korban tsunami yang didatangkan dari Medan."Kami juga siapkan 5 helikopter untuk keadaan emergency/i>, tapi kalau ada jalanan rusak kecil, tolong segera diperbaiki," kata SBY.Saat berkunjung ke Kecamatan Jatiwarno, SBY sempat bertemu Dubes Swedia dan Norwegia. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads