Pemantauan detikcom dari Udara
80% Bangunan di Bantul Hancur
Selasa, 30 Mei 2006 14:51 WIB
Bantul - Kerusakan akibat gempa 5,9 Skala Richter (SR) memang benar-benar membuat luluh lantak Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Ini bisa dilihat dari udara. Hingga kini, puing-puing bangunan masih berserakan di mana-mana. Atas jasa baik TNI AL dan Basarnas, wartawan detikcom, Bagus Kurniawan, mendapat kesempatan untuk melihat Provinsi DI Yogyakarta dari udara dengan menggunakan helikopter. Perjalanan dimulai pukul 11.15 WIB, Selasa (30/5/2006) dan heli terbang di bawah 1.000 meter dari permukaan Bumi. Dari Kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di Karangmalang, Yogyakarta, heli take off dan menyusuri arah selatan dan terbang di atas wilayah kabupaten Bantul. Setelah itu, heli melewati daerah Kasongan dan masuk ke sisi tengah Kota Bantul. Selanjutnya, heli masuk ke wilayah kecamatan Jetis dan Bambanglipura.Pemandangan yang tampak dari atas wilayah Bantul sungguh memprihatinkan. Pemantauan detikcom, bangunan-bangunan di Kecamatan Jetis dan Bambanglipura hampir hancur semuanya. Diperkirakan sekitar 80% bangunan rata dengan tanah. Puing-puing bangunan di dua kecamatan ini masih tampak berserakan. Dari atas Bantul juga terlihat aktivitas masyarakat yang terkonsentrasi di tenda-tenda pengungsian. Ada tenda berwarna biru, oranye, merah, dan lain-lain. Jalan-jalan juga dipenuhi dengan kendaraan yang membawa bantuan untuk para korban gempa. Hamparan sawah yang menghijau masih tampak asri tak terkena dampak gempa. Dari atas Bantul, juga terlihat kondisi Kecamatan Pundong. Bangunan-bangunan di kecamatan ini porak-poranda. Nyaris tak ada bangunan yang tersisa. Selanjutnya heli berputar agak lama di atas wilayah Kecamatan Imogiri. Dari udara, terlihat jelas pasar Imogiri hancur lebur. Lalu lintas jalan di Imogiri yang Senin (29/5/2006) macet total, kini sudah mulai lancar. Heli selanjutnya menyusuri Kali Opa. Dari atas Kali Opa, tampak bangunan-bangunan yang berada di sekitar sungai ini hancur lebur. Heli kemudian menuju kembali ke arah utara dan terbang di atas Kecamatan Banguntapan, Bantul dan Kotagede, Yogyakarta. Terlihat sangat jelas kerusakan-kerusakan bangunan di kedua kecamatan ini, termasuk bekas Kraton Mataram. Dari Kotagede, heli menyusur lebih ke utara lagi dan berada di atas Kali Code, Yogyakarta. Di sekitar Kali Code, banyak bangunan yang hancur lebur. Kerusakan di Gedung Gramedia, Hotel Novotel, dan sebuah sekolah di Jl. Kolonel Sugiono tampak hancur.
(asy/)











































