BK Didesak Ungkap Suap Hak Angket Blok Cepu

BK Didesak Ungkap Suap Hak Angket Blok Cepu

- detikNews
Selasa, 30 Mei 2006 13:56 WIB
Jakarta - Hak angket Blok Cepu kandas di rapat paripurna DPR. Diduga ada uang suap untuk menggagalkan hak angket tentang penunjukan ExxonMobil sebagai pimpinan operator lapangan Blok Cepu itu. Benarkah?Badan Kehormatan (BK) DPR pun diminta melakukan investigasi atas dugaan suap hak angket sebesar Rp 5 miliar yang diterima anggota dewan.Usulan itu dilontarkan Anggota FPAN Drajad Wibowo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (30/5/2006)."Ini gosip yang memalukan dan merugikan DPR," kata Drajad.Drajad mengaku kecewa atas kandasannya hak angket Blok Cepu. "DPR telah gagal mengungkap atau menangkap aspirasi rakyat," cetusnya.Dia juga menyesalkan keputusan FPAN yang membebaskan anggota-anggota dalam mengambil sikap mengenai hak angket tersebut."Jalur organisasi di PAN harus dibenahi, termasuk sistem pengambilan keputusannya," kata Drajad.Hak angket Blok Cepu kandas saat voting paripurna DPR. Sebanyak 342 anggota DPR yang hadir dalam sidang paripurna, 257 menolak, 83 setuju dan 2 abstain.Sebelumnya dalam pandangan fraksi, hanya FPDIP yang menerima. 7 Fraksi lainnya menolak yakni FPG, FBPD, FPBR, FPKS, FPD, FPPP, dan FPDS. Sedangkan 2 fraksi mengambang yaitu FPAN dan FKB.Dalam paripurna, isu suap Rp 5 miliar kepada anggota dewan sempat merebak dan dipertanyakan. Suap itu ditujukan untuk menggagalkan digunakan hak angket tersebut. (aan/)


Berita Terkait