Gempa Susulan Kembali Panikkan Warga

Gempa Susulan Kembali Panikkan Warga

- detikNews
Selasa, 30 Mei 2006 11:19 WIB
Bantul - Gempa susulan kembali memunculkan trauma mendalam bagi korban gempa di Yogyakarta. Meskipun getaran relatif kecil, warga panik dan berteriak menyebut lafadz 'Allahu Akbar' sambil memukul kentongan lalu keluar dari tendanya.Gempa susulan masih terus terjadi sejak Senin (29/5/2006) malam pukul 21.30 WIB hingga Selasa (30/5/2006) pagi pukul 04.45 WIB. Getaran gempa terjadi di wilayah kecamatan Srandakan, Pandak, Sanden, Kretek, dan Imogiri. Wilayah ini merupakan daerah yang relatif dekat pantai selatan. Warga yang rumahnya tidak rata dengan tanah, tidak berani tinggal dalam rumah mengingat hampir semua rumah nyaris roboh. Mereka tinggal di tenda yang dibuat seadanya di depan rumah, masak dan tidur dan melakukan aktivitas lainnya di depan tenda mereka.Sementara terjadinya gempa membuat aksi solidaritas di antara warga Yogya semakin kuat. Warga dusun Keceme, kecamatan Medari, Sleman, Yogya yang selamat dari bencana, pagi ini ramai-ramai memasak di rumahnya masing-masing. Mereka memasak untuk kemudian dibungkus lalu dibagikan untuk korban gempa di Bantul. Solidaritas ini digalang oleh pak Kasiran, tokoh dusun Keceme karena melihat banyak warga di Bambanglipuro dan Dlingo, Bantul kelaparan. Hingga saat ini telah terkumpul 1.000 bungkus. Makanan ini akan terus bertambah karena aktivitas memasak ini akan selesai menjleang sore nanti. (atq/)


Berita Terkait