Dewan Pengurus YLBHI Membubarkan Diri
Selasa, 30 Mei 2006 11:19 WIB
Jakarta - Konflik di tubuh Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mencapai titik puncaknya. Hari ini Dewan Pengurus YLBHI resmi membubarkan diri.Sebenarnya ontran-ontran di tubuh organisasi penjunjung HAM dan Demokrasi ini sudah lama terjadi. Ada ketidaksamaan pikiran antara Dewan Pengurus Harian YLBHI di bawah komando Munarman dengan dewan penyantun yang dipimpin oleh Adnan Buyung Nasution.Berulangkali tertiup kabar Munarman akan mengundurkan diri atau dipecat dari posisinya sebagai Direktur YLBHI. Namun, berulangkali pula isu itu tidak menjadi kenyataan. Selalu kembali terjadi proses rekonsiliasi. Kemelut pun seolah berakhir."Tapi kali ini tidak. Tekad Dewan Pengurus YLBHI sudah bulat. Hari ini kita akan membubarkan diri. Tidak adalagi tawar menawar," kata Munarman dalam perbincangan dengan detikcom melalui telepon, Selasa (30/5/2006).Dijelaskan Munarman, penyebab keputusan ini masih soal masalah lama. Tidak ada kecocokan ide dan pemikiran antara Dewan Pengurus dan Dewan Penyantun. Dengan kata lain, kaum muda dan kaum tua di YLBHI tidak lagi bisa seiring sejalan.Menurut mantan Ketua Komisi Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) ini, banyak hal yang membuat Dewan Pengurus YLBHI kecewa. Salah satunya, sikap penyantun yang menjadikan Dewan Pengurus hanya sebagai alat untuk mencapai tujuan tertentu. Dewan pengurus dianggap sebagai anak buah, tidak lebih.Munarman mengungkapkan, bukan rahasia lagi bahwa Dewan Penyantun YLBHI memiliki agenda sejumlah agenda politik. Baik terhadap perorangan, kelompok, atau lembaga tertentu. Kondisi ini yang menyebabkan berbagai masalah diputuskan secara sepihak oleh seseorang."Kita (Dewan Pengurus) hanya dijadikan alat. Kalau terus begini YLBHI akan kerdil karena Dewan Pengurus tidak bisa berbuat banyak," tukas Munarman.
(djo/)











































