Lebaran 2022 Jatuh Pada Tanggal Berapa? Ini Informasinya

ADVERTISEMENT

Lebaran 2022 Jatuh Pada Tanggal Berapa? Ini Informasinya

Tim detikcom - detikNews
Senin, 25 Apr 2022 12:31 WIB
Lebaran 2022 jatuh pada tanggal berapa mulai dicari tahu. Hal ini lantaran bulan Ramadan telah memasuki 10 hari terakhir. Berikut informasi selengkapnya.
Lebaran 2022 Jatuh Pada Tanggal Berapa? Ini Informasinya (Foto: Dadan Kuswaraharja/detikcom)

Syarat Mudik Lebaran 2022

Selama mudik lebaran, ada sejumlah aturan khusus yang diterbitkan pemerintah. Aturan itu tercantum dalam Surat Edaran Kasatgas Nomor 16 Tahun 2022 dan addendum SE Kasatgas Nomor 16 Tahun 2022.

Ketentuan untuk perjalanan dengan moda transportasi laut, darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, penyeberangan dan kereta api antarkota dari dan ke seluruh Indonesia adalah sebagai berikut:

  • Anak di bawah 6 tahun:
    - Tidak perlu tes COVID-19
    - Wajib didampingi pendamping perjalanan yang memenuhi syarat sudah divaksin dosis booster
  • Anak usia 6-17 tahun:
    - Telah menerima vaksin dosis kedua dikecualikan dari kewajiban menunjukkan hasil negatif rapid tes antigen. Namun wajib melampirkan bukti vaksin dosis kedua
    - Telah divaksinasi dosis pertama, wajib melampirkan hasil negatif RT-PCR (3x24 jam sebelum keberangkatan)
  • Dewasa:
    - Setiap penumpang wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat melakukan perjalanan dalam negeri
    - Penumpang yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.
    - Penumpang dengan status vaksinasi dosis kedua tetap diwajibkan melakukan tes COVID-19, baik hasil negatif rapid tes antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan, atau rapid tes RT-PCR maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan.
    - Penumpang dengan status vaksinasi dosis pertama juga tetap diwajibkan menunjukkan hasil negatif rapid tes RT-PCR maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan.
    - Penumpang dengan kondisi kesehatan khusus atau komorbid wajib menunjukkan hasil negatif rapid tes RT-PCR maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan dan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah.

(izt/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT